Soal Calon DK OJK, DPR Ingin Kolaborasi Pelaku Pasar dan Birokrat

Senin, 29 Mei 2017 - 17:15 WIB
Soal Calon DK OJK, DPR...
Soal Calon DK OJK, DPR Ingin Kolaborasi Pelaku Pasar dan Birokrat
A A A
JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) disindir Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng terkait hasil seleksi calon anggota DK OJK, lantaran didominasi kalangan birokrat dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI). Dia mengatakan, untuk menjadi pejabat di institusi tersebut harus dekat dengan penguasa.

"Memang kalau di dunia (anggota Dewan Komisioner OJK) dekat dengan pasar. Tapi kalau di Indonesia dekat dengan penguasa. Jadi kalau tidak dekat dengan penguasa, jangan harap bisa jadi anggota Dewan Komisioner OJK," sindirnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi XI di Gedung DPR/MPR RI, Senin (29/5/2017).

(Baca Juga: Bos BEI Kritik Calon DK OJK Didominasi BI dan Kemenkeu )

Menurutnya, di negara lain anggota Dewan Komisioner OJK merupakan kolaborasi antara pelaku industri dengan birokrat. Sebab, praktisi dan birokrat yang memang dekat dengan pasar dan mengerti kemauan pasar (market).

"Memang lucu di negara lain mixing antara industri dengan birokrat. Kalau disini semua birokrat yang belum tentu mengerti tentang pasarnya. semua sistemnya, pokoknya harus begini. Makanya kalau kita lihat kapitalisasi pasar modal kita, jauh dengan Thailand dan Singapura," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) Tito Sulistio juga mengkritik calon-calon anggota DK OJK yang sudah terpilih sebanyak 14 orang. Nantinya, 14 nama tersebut akan dikerucutkan menjadi 7 anggota DK OJK yang akan dipilih oleh DPR RI.

"Memang cukup menarik kemarin praktis dari BI dan Depkeu. Calon sekarang pun dari BI dan Depkeu. Saya nggak tau itu yang paling tepat atau nggak," terang Tito di Gedung DPR/MPR.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
33 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
Survei Bakal Calon Presiden:...
Survei Bakal Calon Presiden: Ganjar Ungguli Prabowo dan Anies
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved