BPJSTK Bangun 25 Ribu Rumah Pekerja di Tangerang
Selasa, 30 Mei 2017 - 19:02 WIB
BPJSTK Bangun 25 Ribu Rumah Pekerja di Tangerang
A
A
A
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan berencana membangun 25.000 rumah pekerja di kawasan Bugel, Tangerang. Langkah ini merupakan satu dari tiga rencana BPJS Ketenagakerjaan dalam mengembangkan properti, salah satunya yang dilakukan SS Tower.
(Baca: Investasi Properti, BPJS Ketenagakerjaan Bangun SS Tower )
Dirut BPJSTK Agus Susanto mengatakan, pembangunan perumahan pekerja di Tangerang dikhususkan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini pihaknya tengah melakukan kajian lagi evaluasi kemungkinan atau rencananya kita akan bangun rumah pekerja di tanah tersebut.
"Ini dekat kawasan industri kurang lebih 25.000 unit di sana dan dari dana investasi untuk tujuan sosial," katanya di Jakarta, Selasa (30/5/2017).
Perumahan pekerja ini dibangun dalam bentuk vertikal alias bangunan tinggi. Harga yang ditawarkan per unitnya diperkirakan sekitar Rp500 juta dengan uang muka 5%. "Kita belum bisa menghitung, tapi sesuai skema KPR maksimal Rp500 juta supaya pembiayaannya sama uang muka 5%," ujar Agus.
Selain pembangunan SS Tower dan perumahan pekerja di Tangerang, BPJS Ketenagakerjaan juga berencana membangun satu gedung perkantoran di Jakarta. "Dari 3 pipeline, 2 commercial building, 1 social building. Kita lihat satu tahun kerjakan berbarengan atau mana dulu," tambah Agus.
(Baca: Investasi Properti, BPJS Ketenagakerjaan Bangun SS Tower )
Dirut BPJSTK Agus Susanto mengatakan, pembangunan perumahan pekerja di Tangerang dikhususkan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini pihaknya tengah melakukan kajian lagi evaluasi kemungkinan atau rencananya kita akan bangun rumah pekerja di tanah tersebut.
"Ini dekat kawasan industri kurang lebih 25.000 unit di sana dan dari dana investasi untuk tujuan sosial," katanya di Jakarta, Selasa (30/5/2017).
Perumahan pekerja ini dibangun dalam bentuk vertikal alias bangunan tinggi. Harga yang ditawarkan per unitnya diperkirakan sekitar Rp500 juta dengan uang muka 5%. "Kita belum bisa menghitung, tapi sesuai skema KPR maksimal Rp500 juta supaya pembiayaannya sama uang muka 5%," ujar Agus.
Selain pembangunan SS Tower dan perumahan pekerja di Tangerang, BPJS Ketenagakerjaan juga berencana membangun satu gedung perkantoran di Jakarta. "Dari 3 pipeline, 2 commercial building, 1 social building. Kita lihat satu tahun kerjakan berbarengan atau mana dulu," tambah Agus.
(izz)
Lihat Juga :