IHSG Naik 0,44% Selama Sepekan

Sabtu, 03 Juni 2017 - 16:30 WIB
IHSG Naik 0,44% Selama...
IHSG Naik 0,44% Selama Sepekan
A A A
JAKARTA - Level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini mengalami kenaikan 0,44% menjadi 5.742,44 poin dari level 5.716,81 poin pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga ikut meningkat 0,45% menjadi Rp6.255,17 triliun dari Rp6.226,81 triliun sepekan sebelumnya.

Sementara, rata-rata volume transaksi perdagangan saham harian IHSG di sepanjang pekan ini juga mengalami kenaikan signifikan 87,26% menjadi 17,79 miliar unit saham dari 9,50 miliar unit saham pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi perdagangan saham harian IHSG pekan ini juga meningkat 39,74% menjadi Rp10,02 triliun dari Rp7,17 triliun sepekan sebelumnya.

Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi perdagangan saham harian IHSG mengalami perubahan 0,18% menjadi 330,16 ribu kali transaksi dari 330,74 ribu kali transaksi pada pekan lalu.

"Investor asing mencatatkan jual bersih Rp7,13 triliun di sepanjang pekan ini sehingga aliran dana investor asing sampai dengan saat ini masih tercatat beli bersih Rp21,66 triliun," ujar Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono di Jakarta, Sabtu (3/6/2017).

Dia menjelaskan, sepanjang pekan ini terdapat tiga pencatatan obligasi dan satu pencatatan sukuk korporasi di BEI. Surat utang korporasi pertama adalah Obligasi Indofood Sukses Makmur VIII Tahun 2017 dengan Tingkat Bunga Tetap yang diterbitkan senilai Rp2 triliun.

Surat utang korporasi selanjutnya adalah Obligasi I Oto Multiartha Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Oto Multiartha dengan nilai nominal Rp1 triliun.

Surat utang korporasi ketiga yang dicatatkan pekan ini adalah Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap I Tahun 2017 dengan nominal Rp2,7 triliun. Indosat juga mencatatkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 dengan nilai Rp300 miliar.

"Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 25 emisi dari 23 Emiten senilai Rp42,17 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 325 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp329,89 triliun dan USD67,5 juta yang diterbitkan oleh 109 emiten," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Tetap di Zona Hijau,...
Tetap di Zona Hijau, IHSG Naik ke 5.094 Jeda Siang Ini
Dipukul Pandemi Bertubi-tubi,...
Dipukul Pandemi Bertubi-tubi, IHSG Menguat 2% Ytd
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Lebih Tinggi, 199 Saham Menguat 79 Melemah
Gerak Tidak Wajar, Bursa...
Gerak Tidak Wajar, Bursa Pelototi Saham CASS
Boleh Trading Lagi,...
Boleh Trading Lagi, Bursa Efek Buka Gembok Hotel Sahid (SHID)
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
22 menit yang lalu
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
33 menit yang lalu
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
45 menit yang lalu
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
1 jam yang lalu
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
1 jam yang lalu
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved