Arab Saudi Cs Putuskan Hubungan, Pasar Saham Qatar Anjlok 7,6%

Selasa, 06 Juni 2017 - 01:28 WIB
Arab Saudi Cs Putuskan...
Arab Saudi Cs Putuskan Hubungan, Pasar Saham Qatar Anjlok 7,6%
A A A
ABU DHABI - Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Yaman, Libya, Bahrain dan Maladewa pada Senin (5/6/2017) memutuskan hubungan mereka dengan Qatar. Arab Saudi menuduh Qatar telah mendukung terorisme sehingga menciptakan hubungan yang buruk.

Melansir dari Reuters, negara-negara Teluk dan Mesir telah lama membenci dukungan Qatar kepada kelompok Ikhwanul Muslimin yang berbasis di Mesir, dan mereka menganggap sebagai musuh politik yang berbahaya.

Langkah pemutusan hubungan ini, juga berdampak pada transportasi Qatar, dimana tiga negara Teluk telah menolak penerbangan pesawat mereka ke Doha. Sementara itu Qatar Airways diminta untuk menghentikan penerbangan mereka ke Arab Saudi.

Selain itu, Kerajaan Saudi juga menuduh Qatar mendukung beberapa kelompok militan yang didukung oleh Iran. “Qatar telah mendukung beberapa kelompok teroris dan sektarian yang bertujuan mengganggu stabilitas di kawasan ini, termasuk Ikhawanul Muslimin, ISIS, dan Al-Qaeda. Mereka (lewat media Al Jazeera) mempromosikan pesan kelompok tersebut secara terus menerus,” kata Saudi Press Agency.

Qatar mencoba membela diri dengan mengatakan kampanye tersebut bertujuan melemahkannya. “Kampanye hasutan ini didasari oleh kebohongan yang telah mencapai tingkat rekayasa yang lengkap,” kata Kementerian Luar Negeri Qatar dalam pernyataan resminya.

Keputusan Arab Saudi cs tersebut mendapat tanggapan dari Iran. Wakil Kepala Staf Presiden Iran, Hamid Aboutalebi menyebut keputusan Arab Saudi merupakan hasil awal dari kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi pada bulan lalu. “Apa yang terjadi saat ini adalah hasil awal dari tarian pedang,” tulisnya di Twitter. Sewaktu berkunjung ke Arab Saudi, Trump dan pihak Kerajaan Saudi sempat menggelar tarian pedang.

Keputusan pemutusan mendadak itu telah berdampak kepada ekonomi Qatar. Indeks pasar saham Qatar pada hari Senin ditutup anjlok 7,6%, dengan beberapa saham blue chip yang terpukul. Mengutip dari Arab News, Senin (5/6), saham Qatar National Bank, bank terbesar di negara itu turun 5,7%.

Talal Touqan, kepala riset saham di Al Ramz Capital, Abu Dhabi, mengatakan pihaknya tidak bisa memprediksi berapa lama pasar saham Qatar bisa pulih dengan cepat setelah ketegangan politik tersebut. Volatilitas tersebut bisa berlangsung pendek atau sebaliknya.

Selain penghentian jalur penerbangan, Arab Saudi dan kawan-kawan juga mengajak perusahaan internasional untuk menghentikan kerja sama ekonomi dengan Qatar. Arab Saudi bahkan membuat pilihan bagi perusahaan asing, antara berbisnis di Qatar atau mendapatkan akses ke ekonomi Saudi yang jauh lebih besar.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, yang merupakan sekutu dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, menyatakan bahwa kebijakan Qatar mendukung Ikhwanul Muslimin telah mengancam keamanan nasional Arab dan menabur perpecahan di masyarakat Arab.

Imbasnya, Mesir dan pengusaha terbesar Negeri Piramida, Naguib Sawiris menyerukan agar semua pengusaha Mesir menarik investasi mereka dan menghentikan kerja sama bisnis dengan Qatar.

Mengatasi masalah ini, Kunal Damle, pengamat saham di SICO Bahrain, mengatakan dengan aset kekayaan USD335 miliar, dana Qatar kemungkinan akan digunakan untuk menghindari krisis ekonomi. “Dana Qatar akan masuk untuk mendukung pasar mereka di kemudian hari,” ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pangeran Abdulaziz:...
Pangeran Abdulaziz: Hubungan Rusia-Saudi Sehangat Cuaca di Riyadh
Donald Trump Kunjungi...
Donald Trump Kunjungi Arab Saudi, Perkuat Kerjasama Ekonomi dan Keamanan
Saudi Aramco Serahkan...
Saudi Aramco Serahkan Kontrak Rp406,6 Triliun untuk Ekspansi Gas
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Pakar: Ekonomi Jatuh,...
Pakar: Ekonomi Jatuh, Era Arab Saudi Berduit Berakhir
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Arab Saudi
Berita Terkini
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
18 menit yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
28 menit yang lalu
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
42 menit yang lalu
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
55 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
1 jam yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
1 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved