Pengembangan KEK Tanjung Kelayang di Sektor Pariwisata

Sabtu, 10 Juni 2017 - 21:17 WIB
Pengembangan KEK Tanjung...
Pengembangan KEK Tanjung Kelayang di Sektor Pariwisata
A A A
JAKARTA - Konsorsium Belitung Maritime Silk Road (BSMR) selaku Badan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang dalam rangka rencana pengembangan KEK, mengembangkan konsep yang mengacu kepada program Pemerintah untuk menjadikan Pariwisata sebagai Penghasil Devisa Negara paling besar di tahun 2020. Hal ini dengan pertimbangan bahwa kegiatan kepariwisataan mempunyai multiplier effect yang banyak untuk berkembangnya sektor ekonomi lain.

Hal ini juga sekaligus memberikan pemerataan kesempatan kerja yang pada gilirannya nanti mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Dalam rencana pengembangan KEK Tanjung Kelayang tersebut secara menyeluruh membutuhkan biaya sebesar USD1 Miliar dan akan diselesaikan bertahap antara 10-20 tahun seiring dengan antisipasi proyeksi kehadiran turis mancanegara ke Indonesia dan khususnya ke Belitung.

"Untuk mewujudkan rencana tersebut BMSR Badan Pengelola KEK yang juga bertindak sebagai investor telah melakukan penjajakan ke beberapa negara yang mempunyai prospek mendatangkan turis mancanegara ke Indonesia, antara lain China, Jepang dan Singapura serta lainnya untuk akan dijadikan patner bekerja sama dalam implementasi rencana pengembangan tersebut," ungkap Koordinator Konsorsium BMSR Adek Julianwar, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/6/2017).

Sebagai awal dari suatu proses pengembangan KEK tersebut, tanggal 7 Juni kemarin bertempat di kantor Kemenko Perekonomian telah ditandatangani kesepakatan dengan Marriot International untuk Sheraton selaku operator hotel, untuk pembangunan Hotel/Resort bintang 5 dengan 180 room key dan nilai investasi Rp418 miliar, Accor Asia Pasific Corp untuk Sofitel selaku operator hotel, untuk pembangunan hotel/resort bintang 5 dengan 120 room key dan nilai investasi Rp400 miliar.

Ditambah dengan China Harbour untuk menjajaki bagian mana dari proyek KEK yang diminati untuk dilakukan kerja sama. "Dalam waktu dekat mudah-mudahan pihak Jepang dan Singapura juga menyatakan minatnya," ungkap Adek.

Diterangkan olehnya pembangunan Sheraton Hotel/Resort bintang 5 ini sudah dimulai dan diharapkan selesai tahun 2018. Hotel dan Resort ini terang dia akan menjadi Ikon Sheraton di Indonesia karena dibangun di atas standard hotel Sheraton yang ada di Indonesia dan bahkan dapat menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. "Sedangkan Sofitel Hotel dan Resort sedang dalam pembuatan Detail Engineering yang diharapkan selesai awal tahun 2018 dan akan dilanjutkan dengan pembangunannya," imbuhnya.

BMSR selaku Badan Pengelola KEK akan menjadi motor penggerak dan akan bekerja dengan sekuat tenaga berkomitmen untuk mewujudkannya untuk kepentingan nama Belitung dalam kancah wisata yang berkelas Internsional di mata dunia. Menuruytnya pada gilirannya nanti masyarakat Belitung yang akan memetik hasilnya dikemudian hari.

Disamping itu, dalam kaitan tanggung sosial kepada masyarakat di lingkungan setempat, pemgelola KEK Tanjung Kelayang sudah melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat. "Kami mengadakan, di antaranya kelas bahasa inggris, sepakbola, konservasi penyu , penentuan titik diving akan dilanjutkan dengan pendidikan praktis supaya masyarakat menjaga lingkungan (terumbu karang) dan juga menjadi bagian dari bagian dari industri pariwisata itu sendiri sehingga tidak menjadi orang asing dirumahnya sendiri," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis Indonesia–Jepang Percepat Investasi High-Tech
Dua KEK Baru dengan...
Dua KEK Baru dengan Investasi Rp32,2 Triliun Disetujui
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Berhasil Gaet Investasi Rp22,5 Triliun
KEK Likupang Jadi Destinasi...
KEK Likupang Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas, Ini Dukungan AirNaV Indonesia
Masih Asri, Keindahan...
Masih Asri, Keindahan Bukit Larata dan Pulau Lihaga Bikin Takjub
Prospek Bisnis KEK Lido,...
Prospek Bisnis KEK Lido, Diyakini Jadi Mesin Penggerak Pariwisata Nasional
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
5 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
5 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
7 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
7 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved