IHSG Siang Makin Perkasa Saat Rupiah di Bawah Tekanan
Senin, 12 Juni 2017 - 12:38 WIB
IHSG Siang Makin Perkasa Saat Rupiah di Bawah Tekanan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini kembali tertekan, setelah sempat membaik pada sesi pagi tadi. Kondisi tersebut di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang semakin kokoh di zona hijau.
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.290/USD atau stagnan dari posisi penutupan sebelumnya. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.280-Rp13.304/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.293/USD atau menyusut dibandingkan kemarin di level Rp13.291/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.286-Rp13.298/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, menunjukkan rupiah justru menguat menjadi Rp13.289/USD. Posisi ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp13.315/USD.
Posisi rupiah siang ini menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.292/USD. Dimana posisi ini terlihat mendatar dari posisi kemarin di level yang sama.
Di sisi lain kekuatan IHSG pada perdagangan sesi I semakin anteng di zona hijau dengan tambahan 32,08 poin atau 0,57% ke level 5.707,61 dan pada perdagangan tadi pagi dibuka meningkat 0,80 poin setara dengan 0,01% ke level 5.676,3. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup tak berdaya di zona merah dengan kehilangan 27,40 poin ke level 5.675,52.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya bertengger di zona hijau dengan sektor perdagangan mengalami kenaikan tertinggi 1,19%. Sedangkan satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan adalah pertambangan yang berkurang 0,39%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,82 miliar dengan 3,57 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp685,7 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp901,1 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,58 triliun. Tercatat 166 saham naik, 137 turun dan 117 saham mendatar.
Beberapa sahan yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX). Sedangkan, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Grand Kartech Tbk. (KRAH), PT Pelat Timah Indonesia Tbk (NIKL), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.290/USD atau stagnan dari posisi penutupan sebelumnya. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.280-Rp13.304/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.293/USD atau menyusut dibandingkan kemarin di level Rp13.291/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.286-Rp13.298/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, menunjukkan rupiah justru menguat menjadi Rp13.289/USD. Posisi ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp13.315/USD.
Posisi rupiah siang ini menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.292/USD. Dimana posisi ini terlihat mendatar dari posisi kemarin di level yang sama.
Di sisi lain kekuatan IHSG pada perdagangan sesi I semakin anteng di zona hijau dengan tambahan 32,08 poin atau 0,57% ke level 5.707,61 dan pada perdagangan tadi pagi dibuka meningkat 0,80 poin setara dengan 0,01% ke level 5.676,3. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup tak berdaya di zona merah dengan kehilangan 27,40 poin ke level 5.675,52.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya bertengger di zona hijau dengan sektor perdagangan mengalami kenaikan tertinggi 1,19%. Sedangkan satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan adalah pertambangan yang berkurang 0,39%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,82 miliar dengan 3,57 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp685,7 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp901,1 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,58 triliun. Tercatat 166 saham naik, 137 turun dan 117 saham mendatar.
Beberapa sahan yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX). Sedangkan, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Grand Kartech Tbk. (KRAH), PT Pelat Timah Indonesia Tbk (NIKL), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).
(akr)