IHSG Berakhir Kokoh Iringi Lonjakan Mayoritas Bursa Asia
Selasa, 13 Juni 2017 - 16:22 WIB
IHSG Berakhir Kokoh Iringi Lonjakan Mayoritas Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir kokoh di zona hijau, untuk melanjutkan tren positif. Bursa saham Tanah Air hari ini ditutup bertambah 0,28% setara dengan 16,21 poin ke level 5.707,65 di tengah penguatan mayoritas bursa saham Asia.
IHSG pada perdagangan sesi I anteng menguat 4,30 poin atau 0,08% ke level 5.695,738 dan pada perdagangan tadi pagi dibuka meningkat 4,96 poin atau 0,09% menjadi 5.696,395. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup ke level 5.691,44 dengan kenaikan 15,91 poin atau 0,28%.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan sore hampir semuanya melompat dipimpin kenaikan tertinggi sektor aneka industri 0.91% diikuti industri dasar yang bertambah 0,79%. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor pertanian yang tergelincir 0,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp4,07 triliun dengan 5,78 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp114,26 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,28 triliun. Tercatat sebesar 173 saham menguat, 166 melemah dan 107 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) naik Rp850 menjadi Rp6.850, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) bertambah Rp235 menjadi Rp1.190, dan PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) meningkat Rp170 menjadi Rp2,350.
Sementara, beberapa saham yang melemah adalaha PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) turun Rp500 menjadi Rp6.300, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp160 menjadi Rp4.340, dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) berkurang Rp100 menjadi Rp3.600.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (13/6/2017) sebagian besar bursa Asia ditutup lebih tinggi, ketika kejatuhan saham teknologi memperpanjang kerugian bursa saham Amerika Serikat. Indeks patokan Korea Selatan yakni Kospi naik sebesar 0,71% atau 16,83 poin untuk berakhir pada level 2.374,7.
Catatan positif juga diperlihatkan indeks Hang Seng di Hong Kong yang meningkat 162,18 poin atau setara dengan 0,63% menjadi 25.870,22. Sementara pasar saham di daratan China bertahan pada zona hijau ketika komposit Shanghai ditutup menguat 0,44% atau 13,87 poin ke level 3.153,7429 dan komposit Shenzhen melompat 1,25% atau 23,1189 poin ke posisi 1,859.881.
Di sisi lain indeks Nikkei Jepang memerah sendirian pada perdagangan sore hari ini, usai kehilangan 0,05% atau 9,83 poin untuk menutup di level 19.898,75. Saham teknologi di Jepang bergerak variatif, dengan sebagian besar perusahaan di bawah tekanan. Sharp mengalami penurunan tajam mencapai 2,56% dan Yahoo Jepang jatuh 2,05% namun Fujitsu bertambah 1,6%.
Sementara saham teknologi di Korea Selatan terlihat lebih tinggi dalam sesi terakhir. LG Display melonjak 7,74% serta pemasok chip memori SK Hynix pada perdagangan sore bertambah 2,26%. Samsung Electronics yang sebelumnya mencetak kerugian, mampu bangkit kembali meski tidak terlalu besar 0,04%. Saham Hyundai melonjak 1,23% mengikuti kabar bakal mengekspor mobil model Kona SUV ke Eropa dan AS akhir tahun ini.
IHSG pada perdagangan sesi I anteng menguat 4,30 poin atau 0,08% ke level 5.695,738 dan pada perdagangan tadi pagi dibuka meningkat 4,96 poin atau 0,09% menjadi 5.696,395. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup ke level 5.691,44 dengan kenaikan 15,91 poin atau 0,28%.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan sore hampir semuanya melompat dipimpin kenaikan tertinggi sektor aneka industri 0.91% diikuti industri dasar yang bertambah 0,79%. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor pertanian yang tergelincir 0,17%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp4,07 triliun dengan 5,78 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp114,26 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,28 triliun. Tercatat sebesar 173 saham menguat, 166 melemah dan 107 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) naik Rp850 menjadi Rp6.850, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) bertambah Rp235 menjadi Rp1.190, dan PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL) meningkat Rp170 menjadi Rp2,350.
Sementara, beberapa saham yang melemah adalaha PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) turun Rp500 menjadi Rp6.300, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp160 menjadi Rp4.340, dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) berkurang Rp100 menjadi Rp3.600.
Seperti dilansir CNBC, Selasa (13/6/2017) sebagian besar bursa Asia ditutup lebih tinggi, ketika kejatuhan saham teknologi memperpanjang kerugian bursa saham Amerika Serikat. Indeks patokan Korea Selatan yakni Kospi naik sebesar 0,71% atau 16,83 poin untuk berakhir pada level 2.374,7.
Catatan positif juga diperlihatkan indeks Hang Seng di Hong Kong yang meningkat 162,18 poin atau setara dengan 0,63% menjadi 25.870,22. Sementara pasar saham di daratan China bertahan pada zona hijau ketika komposit Shanghai ditutup menguat 0,44% atau 13,87 poin ke level 3.153,7429 dan komposit Shenzhen melompat 1,25% atau 23,1189 poin ke posisi 1,859.881.
Di sisi lain indeks Nikkei Jepang memerah sendirian pada perdagangan sore hari ini, usai kehilangan 0,05% atau 9,83 poin untuk menutup di level 19.898,75. Saham teknologi di Jepang bergerak variatif, dengan sebagian besar perusahaan di bawah tekanan. Sharp mengalami penurunan tajam mencapai 2,56% dan Yahoo Jepang jatuh 2,05% namun Fujitsu bertambah 1,6%.
Sementara saham teknologi di Korea Selatan terlihat lebih tinggi dalam sesi terakhir. LG Display melonjak 7,74% serta pemasok chip memori SK Hynix pada perdagangan sore bertambah 2,26%. Samsung Electronics yang sebelumnya mencetak kerugian, mampu bangkit kembali meski tidak terlalu besar 0,04%. Saham Hyundai melonjak 1,23% mengikuti kabar bakal mengekspor mobil model Kona SUV ke Eropa dan AS akhir tahun ini.
(akr)
Lihat Juga :