Wall Street Menguat Saat Saham Teknologi Mulai Pulih

Rabu, 14 Juni 2017 - 08:08 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Saat Saham Teknologi Mulai Pulih
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat balik menguat ketika indeks S&P 500, Dow Industrial dan Russell mencetak rekor pada penutupan. Sentimen positif datang dari bangkitnya saham teknologi serta harapan investor kepada The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan.

Sektor teknologi S&P melompat 0,9%, untuk memperlihatkan mulai pulih setelah dua hari beruntun mengalami penurunan terbesar dalam satu tahun. Perusahaan raksasa tekn seperti Microsoft (MSFT. O) dan Facebook (FB. O) telah mendorong S & P 500 lebih tinggi.

Sektor teknologi telah menyebabkan indeka patokan S & P 500 reli sepanjang tahun ini, dan sempat memicu spekulasi bahwa investor mulai beralih di sisa tahun 2017, seperti ke sektor keuangan dan energi. Sementara itu pada perdagangan kemarin waktu setempat, keuangan memperoleh tambahan 0,4% dan energi meningkat 0,7% sedangkan material melonjak 1,3%.

"Tindakan pasar merupakan kombinasi dari beberapa spekulasi bahwa Fed akan lebih tegas tentang menaikkan suku bunga acuan. Investor sendiri mulai untuk mengantisipasi di pasar obligasi," ucap Strategi Investasi Bank Private Bruce McCain.

Tercatat Dow Jones Industrial Average naik 92,8 poin atau 0,44% ke level 21.328,47 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 10,96 poin atau 0,45% menjadi 2.440,35. Komposit Nasdaq juga melompat 44,90 poin atau 0,73% ke level 6.220,37.

Para pelaku pasar sendiri mengharapkan peningkatan level suku bunga ketika Fed menggelar pertemuan dua hari tengah pekan ini. Bank Sentral AS dijadwalkan mengambil keputusan pada hari Rabu waktu setempat ketika Ketua Fed Janet Yellen menggelar konferensi pers.

Beberapa saham perusahaan yang melemah yakni Cheesecake Factory (kue. O) jatuh 9.9% setelah Jaringan Restoran memperingatkan penurunan penjualan. Sekitar 6,4 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin waktu setempat, atau masih di bawah rata-rata harian 6,8 miliar selama 29 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
29 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
53 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved