Mengecam Pemberhentian Sopir Tanki BBM

Rabu, 14 Juni 2017 - 07:11 WIB
Mengecam Pemberhentian...
Mengecam Pemberhentian Sopir Tanki BBM
A A A
JAKARTA - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang diduga terjadi kepada ratusan sopir yang bertanggungjawab mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapatkan kecaman dari Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka. Diterangkan pada akhir Mei 2017 lalu, Awak Mobil Tanki (AMT) Pertamina telah diberhentikan yang berjumlah 414 orang.

"Sehubungan dengan permasalahan Awak Mobil Tanki (AMT) Pertamina, kami mengecam PHK sepihak dan menyampaikan rekomendasi. Pertama mendesak PT Pertamina Patra Niaga untuk mempekerjakan kembali semua crew Awak Mobil Tanki (AMT) yang di PHK sepihak," terang Rieke dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Selanjutnya Ia juga mendesak kepada pihak perusahaan agar membayarkan upah serta memberikan THR bagi semua crew Awak Mobil Tanki (AMT) di PHK sepihak. Ditambahkan olehnya perusahaan juga harus untuk mematuhi Peraturan Perundang-Undangan Ketenagakerjaan dengan menjalankan seluruh Nota Pengawasan Sudin Jakarta Utara.

Selain itu PHK sopir distribusi BBM dengan rincian Depot Plumpang (distribusi ke Jabodetabek) berjumlah 353 orang, Depot Merak (distribusi ke Banten) mencapai 14 orang, Depot Tasikmalaya(distribusi ke Tasikamalaya, Garut, Kuningan) 2 orang, ditambah Depot Ujung Berung (distribusi ke Bandung, Cimahi dan Sukabumi) 4 orang dan
Depot Lampung(distribusi ke Provinsi Lampung) 24 orang.

Lalu ada juga Depot Banyuwangi(distribusi ke Banyuwangi, Situbondo, Jember, Bondowoso) mencapai 15 orang yang diberhentikan serta Depot Surabaya (distribusi ke Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Probolinggo, Malang dan Lumajang) 2 orang dikhawatirkan bakal mengganggu pasokan BBM saat hari raya.

"Saat arus mudik dan arus balik Lebaran harus ditunjang pasokan BBM di setiap SPBU sehingga PHK sepihak terhadap AMT Pertamina akan mengganggu arus distribusi BBM menjelang dan setelah hari raya," paparnya.

Diterangkan PHK sepihak tersebut disampaikan melalui pesan pendek SMS yang berisi bahwa Anda tidak lulus menjadi karyawan tetap PT GUN (Garda Utama Nasional). Kemudian pada tanggal 27 Mei 2017 hingga 30 Mei 2017 diberikan surat melalui pos dari PT GUN isinya menyatakan tidak lulus untuk diangkat PKWTT.

Crew Awak Mobil Tanki (AMT) tersebut sejak tahun 2004 dipekerjakan dengan status hubungan kerja Kontrak/PKWT oleh PT.Pertamina Patra Niaga kemudian dialihkan menjadi tenaga outsourcing dan pemborongan melalui Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja(PPJP) PT.Cahaya Andika Tamara (PT.CAT) sejak tahun 2012. Seterusnya PT. Sapta Sarana Sejahtera (PT.SSS) per 2015 berikutnya PT Garda Utama Nasional pada 1 Maret 2017.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
Teknologi Ini Diklaim...
Teknologi Ini Diklaim Mampu Cegah PHK Massal di Industri Startup
Ngamuk Rekannya Kena...
Ngamuk Rekannya Kena PHK, Ratusan Karyawan Google Mogok Kerja
Samsung Gelar PHK Massal,...
Samsung Gelar PHK Massal, 30% Karyawan Global Terancam
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
14 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved