Rupiah Sesi Siang Anjlok ke Level Rp13.300/USD, IHSG Turun
Jum'at, 16 Juni 2017 - 11:56 WIB
Rupiah Sesi Siang Anjlok ke Level Rp13.300/USD, IHSG Turun
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan akhir pekan merosot untuk kembali menyentuh level Rp13.300/USD. Pelemahan rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih sulit keluar dari zona merah, usai turun tipis.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.323/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.284/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.282-Rp13.331/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.300/USD atau tercatat memburuk dari kemarin pada posisi Rp13.286/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.293-Rp13.315/USD.
Raihan negatif juga terlihat dalam data SINDOnews bersumber dari Limas, dimana rupiah pada sesi siang berada di level Rp13.300/USD. Mata uang Garuda terlihat balik ke zona merah ketika sebelumnya berada pada posisi Rp13.295/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona merah pada level Rp13.298/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi kemarin di level Rp13.282/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih melemah 31,55 poin atau 0,55% menjadi 5.744,73 sedangkan tadi pagi bursa Tanah Air dibuka menyusut ke level 5.772,30 usai kehilangan 3,99 poin setara dengan 0,07%. Kemarin, IHSG ditutup merosot sebesar 16,61 poin setara 0,29% ke level 5.776,28.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak pada jalur negatif. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor konsumen yang turun 1,12% diikuti sektor manufaktur berkurang 0,84%. Satu-satunya sektor yang menguat adalah infrastruktur mencapai 0,42%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,17 miliar dengan 4,34 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp389,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,09 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,48 triliun. Tercatat 145 saham naik, 156 turun dan 117 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX). Sementara saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) serta PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.323/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.284/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.282-Rp13.331/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.300/USD atau tercatat memburuk dari kemarin pada posisi Rp13.286/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.293-Rp13.315/USD.
Raihan negatif juga terlihat dalam data SINDOnews bersumber dari Limas, dimana rupiah pada sesi siang berada di level Rp13.300/USD. Mata uang Garuda terlihat balik ke zona merah ketika sebelumnya berada pada posisi Rp13.295/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona merah pada level Rp13.298/USD. Posisi ini cenderung tertekan dari posisi kemarin di level Rp13.282/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih melemah 31,55 poin atau 0,55% menjadi 5.744,73 sedangkan tadi pagi bursa Tanah Air dibuka menyusut ke level 5.772,30 usai kehilangan 3,99 poin setara dengan 0,07%. Kemarin, IHSG ditutup merosot sebesar 16,61 poin setara 0,29% ke level 5.776,28.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak pada jalur negatif. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor konsumen yang turun 1,12% diikuti sektor manufaktur berkurang 0,84%. Satu-satunya sektor yang menguat adalah infrastruktur mencapai 0,42%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,17 miliar dengan 4,34 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp389,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,09 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,48 triliun. Tercatat 145 saham naik, 156 turun dan 117 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX). Sementara saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) serta PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS).
(akr)