Utang Luar Negeri Indonesia Per April Tumbuh 2,4%

Minggu, 18 Juni 2017 - 18:33 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Per April Tumbuh 2,4%
A A A
JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2017 tercatat USD328,2 miliar atau tumbuh 2,4% (yoy), lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan Maret 2017 yang sebesar 2,9% (yoy).

Berdasarkan kelompok peminjam, perlambatan pertumbuhan ULN pada April 2017 disebabkan oleh ULN sektor publik yang melambat dan ULN sektor swasta yang terus menurun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara mengatakan, posisi ULN sektor publik pada April 2017 tercatat USD167,9 miliar (51,2% dari total ULN) atau tumbuh 9,2% (yoy), lebih lambat dari 10,0% (yoy) pada bulan sebelumnya.

"Sementara itu, ULN sektor swasta tercatat USD160,3 miliar (48,8% dari total ULN) atau turun 3,9% (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada Maret 2017 yang sebesar 3,6% (yoy)," kata Tirta dalam siaran pers Minggu (18/6/2017).

Berdasarkan jangka waktu, perlambatan ULN Indonesia terjadi baik pada ULN berjangka panjang maupun berjangka pendek. ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,4% dari total ULN pada April 2017 tercatat tumbuh 1,0% (yoy), sedikit melambat dibandingkan dengan pertumbuhan di bulan sebelumnya yang sebesar 1,1% (yoy).

Posisi ULN berjangka panjang tercatat mencapai USD283,6 miliar, terdiri dari ULN sektor publik yang sebesar USD164,4 miliar (58,0% dari total ULN jangka panjang) dan ULN sektor swasta yang sebesar USD119,2 miliar (42,0% dari total ULN jangka panjang).

Sementara itu, lanjut dia, ULN berjangka pendek tumbuh 12,0% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan Maret 2017 yang sebesar 16,0% (yoy).

Posisi ULN berjangka pendek tercatat USD44,6 miliar (13,6% dari total ULN), terdiri dari ULN sektor swasta sebesar USD41,1 miliar (92,1% dari total ULN jangka pendek) dan ULN sektor publik sebesar USD3,5 miliar (7,9% dari total ULN jangka pendek).

Menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada April 2017 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih.

Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,4%. Bila dibandingkan dengan Maret 2017, pertumbuhan tahunan ULN sektor industri pengolahan mengalami peningkatan, sedangkan ULN sektor listrik, gas dan air bersih tumbuh melambat. Di sisi lain, ULN sektor pertambangan dan sektor keuangan masih mengalami kontraksi pertumbuhan.

Bank Indonesia memandang perkembangan ULN pada April 2017 tetap sehat, namun terus mewaspadai risikonya terhadap perekonomian nasional.

Bank Indonesia terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Posisi Utang...
BI Ungkap Posisi Utang Luar Negeri Indonesia
Gubernur BI Pastikan...
Gubernur BI Pastikan Utang Luar Negeri Indonesia Masih Aman
BI Pastikan Posisi Utang...
BI Pastikan Posisi Utang Luar Negeri Masih Sehat
Utang Luar Negeri Per...
Utang Luar Negeri Per Februari 2020 Melambat Jadi USD407,5 Miliar
Utang Luar Negeri Capai...
Utang Luar Negeri Capai Rp5.800 Triliun pada Kuartal I/2020
Bank Indonesia: Utang...
Bank Indonesia: Utang Luar Negeri Turun Rp141 Triliun di Kuartal II 2022
Berita Terkini
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
2 menit yang lalu
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
31 menit yang lalu
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
1 jam yang lalu
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
1 jam yang lalu
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
2 jam yang lalu
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
2 jam yang lalu
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved