Bahas Permasalahan Pelabuhan, FPPI Gelar Rapat Akbar

Selasa, 20 Juni 2017 - 21:02 WIB
Bahas Permasalahan Pelabuhan,...
Bahas Permasalahan Pelabuhan, FPPI Gelar Rapat Akbar
A A A
JAKARTA - Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI) menggelar rapat akbar terkait permasalahan penyelamatan aset nasional, isu outsorcing dan penegakan keadilan bagi pekerja di Gelanggang Olah Raga Jakarta Utara, Selasa (20/6). Acara tersebut dihadiri Ketua Umum FPPI Rieke Diah Pitaloka, perwakilan Kementrian Tenaga Kerja dan Ketua Komite Nasional Aparatur Sipil Negara (KN ASN) Maryani.

Selain itu, ribuan anggota FPPI juga meramaikan acara tersebut. Rieke mengatakan, rapat akbar ini semacam bentuk refleksi terbuka atas pengelolaan aset nasional yang tidak sesuai konstitusi dan Undang-Undang serta maraknya ketidakadilan bagi pekerja pelabuhan di Indonesia termasuk maraknya praktik outsourcing yang menyalahi aturan.

"Ini sesungguhnya sebuah kritik secara terbuka terhadap manajemen Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Meskipun sudah 2 Dirut Pelindo ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), namun masih saja ada yang seenaknya mengangkangi hukum di Indonesia," ujar Rieke dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Bahas Permasalahan Pelabuhan, FPPI Gelar Rapat Akbar


Alasan FPPI mengkritisi manajemen Pelindo terutama Pelindo II, terang dia karena pelanggaran aturan dan indikasi korupsi masih kerap terjadi. Akhirnya lanjut dia, hak-hak pekerja sebagai ujung tombak jasa pelayanan pelabuhan tidak dipenuhi bahkan ada yang di-PHK. "Saya kira ini turut membentuk pesimisme kami terhadap pengelolaan pelabuhan di Indonesia. Selamanya rakyat pekerja yang akan dikorbankan," kata Rieke.

Selain itu, sambung dia, kasus-kasus pelabuhan yang belum selesai seperti perpanjangan TPK Koja, Global Bond dan Kalibaru, akan segera diusut tuntas seiring dengan akan selesainya laporan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal ketiga hal tersebut.

Selain rapat akbar, FPPI juga mengadakan zikir bersama dan santunan kepada 100 anak yatim di Jakarta Utara. "Saya optimis kasus Koja, Global Bond dan Kalibaru akan dituntaskan karena audit BPKnya akan segera keluar," tegas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
13 menit yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
11 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
11 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
12 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
12 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
13 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved