Aprindo Benarkan Hypermart Mulai Kurangi Karyawan

Jum'at, 07 Juli 2017 - 21:43 WIB
Aprindo Benarkan Hypermart...
Aprindo Benarkan Hypermart Mulai Kurangi Karyawan
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Roy Mande membenarkan bahwa Hypermat sudah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pekerjanya di seluruh Indonesia. Memang jumlahnya belum pasti, namun dapat dipastikan jumlahnya ribuan.

Adanya fenomena ini, menunjukkan bahwa industri ritel Indonesia sedang mengalami kondisi buruk, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Jumlahnya memang perlu dihitung, tapi sudah melakukan PHK memang. Jumlahnya masih dalam perhitungan, karena ada yang di daerah untuk Hypermartnya, bukan hanya di Jakarta. Jadi belum masuk semua datanya. Ini akibat penurunan di industri ritel," katanya ketika dihubungi SINDOnews, Jakarta, Jumat (7/7/2017)

Dia mengungkapkan, saat ini memang sedang dievaluasi untuk setiap tokonya, dan membutuhkan waktu yang panjang karena 1 toko ada 400-500 orang dan bekerja 2 shift.

"Bisa dibayangkan kelipatannya. Ada efisiensi besar jika pendapatannya tidak sebanding dengan pengeluarannya," imbuhnya.

Menanggapi pernyataan Menko Perekonomian Darmin Nasution bahwa Hypermart kalah bersaing dengan Alfamart dan Indomart, Roy menganggap saat ini situasinya memang sulit, pemerintah bisa berkata apapun, namun tanpa adanya stimulus, industri ritel tidak akan ada perbaikan.

"Pemerintah bisa menyatakan berbagai kondisi dan situasi, semua bisa bergeser, tidak akurat, dan tidak sesuai dengan pribadi bersangkutan. Masing-masing bisnis punya pola bisnis sendiri. Tapi kenyatannya, industri ritel makin meredup, pencapaian target di Idul Fitri turun, dan sulit meneruskan bisnisnya, karena juga sewa mal mahal," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Pengusaha Diminta Tidak...
Pengusaha Diminta Tidak Cicil THR Karyawan Tahun Ini
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
29 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved