Wall Street Mendaki Saat Indeks S&P Sentuh Posisi Terbaik
Sabtu, 08 Juli 2017 - 08:11 WIB
Wall Street Mendaki Saat Indeks S&P Sentuh Posisi Terbaik
A
A
A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan akhir pekan kemarin waktu setempat, Jumat (7/7) ditutup mendaki lebih tinggi ketika indeks S & P 500 sentuh posisi terbaik dalam enam sesi. Laporan payrolls AS membuat investor lebih percaya diri terhadap kekuatan ekonomi AS.
Data terbaru menunjukkan penambahan 222.000 pekerjaan bulan lalu, seperti diumumkan oleh departemen tenaga kerja. Angka tersebut melebihi perkiraan sebelumnya dengan penguatan 179,000, serta menempatkan Federal Reserve atau Bank Sentral AS berada di jalur menaikkan suku bunga sekali lagi tahun ini.
Namun, pertumbuhan upah yang melambat dapat menutup ruang bagi The Fed. Kemungkinan suku bunga Bank Sentral AS berada di level 48,9% menurut data Thomson Reuters. Pembuat kebijakan berpandangan pelemahan inflasi dapat berlanjut di bawah target 2% hingga menciptakan ketidakpastian soal kenaikan.
Tercatat Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 94,3 poin atau 0,44% dan berakhir di posisi 21.414,34 sedangkan S & P 500 memperoleh tambahan 15,43 poin atau 0,64% ke level 2.425,18. Komposit Nasdaq meningkat 63,62 poin yang setara dengan 1,04% menjadi 6.153,08.
Sektor teknologi memimpin lonjakan tertinggi 1,25% ketika perusahaan besar mencetak keuntungan seperti Apple (AAPL. O), Microsoft (MSFT. O) dan Facebook (FB. O).
Meskipun merosot hampir 3% sepanjang minggu, namun sektor teknologi naik lebih dari 17% pada tahun ini, dan menjadi yang terbaik di antara 11 sektor utama S & P. Saham lain yang meningkat yakni produsen mobil mewaj Tesla (TSLA. O) naik 1,42%.
Sekitar 5,74 miliar saham diperdagangkan dalam bursa saham AS akhir pekan kemarin. Posisi ini jauh di bawah rata-rata harian 7,13 miliar dalam 20 sesi perdagangan.
Data terbaru menunjukkan penambahan 222.000 pekerjaan bulan lalu, seperti diumumkan oleh departemen tenaga kerja. Angka tersebut melebihi perkiraan sebelumnya dengan penguatan 179,000, serta menempatkan Federal Reserve atau Bank Sentral AS berada di jalur menaikkan suku bunga sekali lagi tahun ini.
Namun, pertumbuhan upah yang melambat dapat menutup ruang bagi The Fed. Kemungkinan suku bunga Bank Sentral AS berada di level 48,9% menurut data Thomson Reuters. Pembuat kebijakan berpandangan pelemahan inflasi dapat berlanjut di bawah target 2% hingga menciptakan ketidakpastian soal kenaikan.
Tercatat Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 94,3 poin atau 0,44% dan berakhir di posisi 21.414,34 sedangkan S & P 500 memperoleh tambahan 15,43 poin atau 0,64% ke level 2.425,18. Komposit Nasdaq meningkat 63,62 poin yang setara dengan 1,04% menjadi 6.153,08.
Sektor teknologi memimpin lonjakan tertinggi 1,25% ketika perusahaan besar mencetak keuntungan seperti Apple (AAPL. O), Microsoft (MSFT. O) dan Facebook (FB. O).
Meskipun merosot hampir 3% sepanjang minggu, namun sektor teknologi naik lebih dari 17% pada tahun ini, dan menjadi yang terbaik di antara 11 sektor utama S & P. Saham lain yang meningkat yakni produsen mobil mewaj Tesla (TSLA. O) naik 1,42%.
Sekitar 5,74 miliar saham diperdagangkan dalam bursa saham AS akhir pekan kemarin. Posisi ini jauh di bawah rata-rata harian 7,13 miliar dalam 20 sesi perdagangan.
(akr)
Lihat Juga :