DPR Minta Defisit APBN Dilonggarkan, Menkeu Bilang Harus Disiplin Fiskal

Rabu, 12 Juli 2017 - 00:02 WIB
DPR Minta Defisit APBN...
DPR Minta Defisit APBN Dilonggarkan, Menkeu Bilang Harus Disiplin Fiskal
A A A
JAKARTA - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sempat meminta kepada pemerintah untuk melonggarkan batas defisit APBN agar bisa di atas 3% dari Produk Domestik Nruto (PDB). Pasalnya, defisit APBN pemerintah saat ini 2,92%.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa harus ada acuan undang-undang yang memandatkan, dan untuk merubah UU itu merupakan proses yang panjang.

"UU yang memandatkan itu, jadi kalau mau revisi kan harus ada proses, jadi tidak berarti ada wacana langsung terjadi," kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7/2017).

Kedua, untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5% dan defisit juga sangat dijaga di bawah 3%, dan itu telah memberikan keseimbangan yang baik.

"Keseimbangan tersebut dalam artian defisit ini kan dibayarkan dengan utang. Utang ini kan sebaiknya dipakai untuk belanja yang sifatnya produktif. Dengan demikian adanya batasan 3% itu akan memaksa pemerintah bersama dengan Pemda dan dengan DPR-DPD menjaga suatu disiplin fiskal," imbuhnya.

Artinya, lanjut dia jika ingin belanja lebih banyak, maka pemerintah harus mampu kumpulkan pajak lebih banyak dan bukan malah melebarkan defisit. Maka itu, pemerintah terus memperbaiki dengan tax reform, dan memang cara tersebut yang paling esensial agar negara bisa belanja kebutuhan yang mendesak dan penting tapi tidak membahayakan fiskal negara.

"Dan juga yang terpenting, enggak meninggalkan beban untuk anak cucu kita. Ini saya kira harus seimbang, UU keuangan 3% itu telah mempertimbngkan secara matang kebutuhan kita, mendukung belanja prioritas yang penting, tapi di satu sisi kalau mau belanja banyak ya kumpulkan pajak lebih banyak," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN 2022 Defisit 2,35%,...
APBN 2022 Defisit 2,35%, Sri Mulyani: Bukti Keuangan Negara Sehat dan Kuat
Efisiensi Ketat tapi...
Efisiensi Ketat tapi Defisit APBN Justru Membengkak, Ini Jawaban Sri Mulyani
Hingga 12 Desember 2023,...
Hingga 12 Desember 2023, Defisit APBN Hanya Rp35 Triliun
Sri Mulyani Umumkan...
Sri Mulyani Umumkan APBN Alami Defisit Rp35 Triliun
Jurus Hati-hati Sri...
Jurus Hati-hati Sri Mulyani Biayai Defisit Tahun Depan
APBN November 2024 Tekor...
APBN November 2024 Tekor Rp401,8 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
2 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
3 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
3 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
3 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
4 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved