Orang Miskin Bertambah, Jokowi Sindir Penyaluran Rastra Telat

Senin, 24 Juli 2017 - 12:29 WIB
Orang Miskin Bertambah,...
Orang Miskin Bertambah, Jokowi Sindir Penyaluran Rastra Telat
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, bertambahnya jumlah orang miskin di Tanah Air disebabkan karena penyaluran beras sejahtera (rastra) yang terlambat. Dia meyakini, jumlahnya akan turun jika kemarin penyaluran rastra tepat waktu.

Dia meminta, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani untuk mengoordinasikan penyaluran rastra dengan baik. Sehingga, di kemudian hari tidak terjadi lagi keterlambatan penyaluran rastra.

"Ini sudah urusan koordinasi saja. Sehingga jangan sampai pas pembagian rastranya terlambat, pas itu dilakukan survei. Masalah itu saja sebetulnya, bukan masalah lain-lain yang fundamental," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Menurutnya, penyaluran bantuan sosial seperti rastra sangat sensitif untuk masyarakat tidak mampu. Sedikit saja terlambat, maka dampaknya akan jauh lebih besar.

"Kalau kemarin sinkron (penyaluran rastra), enggak akan (terlambat). Saya jamin pasti turun yang namanya kemiskinan itu. Hanya keterlambatan rastra itu sampai ke rumah tangga sasaran. Ini tolong hati-hati mengelola hal-hal yang sensitif seperti ini," tuturnya.

Kendati demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai, langkah pemerintah untuk menekan angka kemiskinan pada dasarnya sudah baik. Hanya saja, semua kementerian dan lembaga (K/L) harus lebih ekstra memberikan perhatian terkait hal tersebut.

"Saya minta semua kementerian, lembaga untuk memberikan perhatian dalam menekan kemiskinan. Ini sebetulnya tahapan-tahapan untuk menuju ke situ sudah baik, sudah baik. Tetapi, pada saat survei oleh BPS, ini BPS juga saya harapkan kalau melakukan sesuatu berkaitan dengan survei, semua kementerian harus ngerti," tutur Jokowi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi Kebijakan Jokowi...
Sinergi Kebijakan Jokowi Naikan Pertumbuhan Ekonomi Bika Jalan Entaskan Kemiskinan
Jokowi Pede Pengangguran...
Jokowi Pede Pengangguran dan Kemiskinan Tak Melonjak di 2021
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Puji Respons Cepat DPD RI
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved