Pertumbuhan Ekonomi AS Kuartal Kedua 2017 Melesat 2,6%

Senin, 31 Juli 2017 - 12:19 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi AS Kuartal Kedua 2017 Melesat 2,6%
A A A
NEW YORK - Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal kedua tahun 2017 terapresiasi mencapai 2,6%. Kecepatan ekonomi Negeri Paman Sam -julukan AS- ditopang belanja konsumen yang melonjak 2,8% dan peningkatan dunia usaha yang mulai berinvestasi pada alat-alat produksi.

Seperti dilansir BBC, pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal I 2017 mencapai 1,28% dibandingkan estimasi sebelumnya yang mencapai 1,4%. Sementara awal pekan ini, Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini dari 2,3% menjadi 2,1%.

Presiden AS Donald Trump sendiri telah berjanji untuk menerbitkan beragam kebijakan dalam upaya mendorong perekonomian AS. Di antaranya pemangkasan pajak korporasi dan individu, meski dalam perjalannya menghadapi kebuntuan di parlemen.

Sebelumnya Trump telah menetapkan target ambisius untuk 2017, pertumbuhan ekonomi AS mampu mencapai 3%. Pada kuartal kedua, belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga perekonomian AS, terakselerasi dari 1,9% dari kuartal I 2017.

Kebangkita belanja konsumen menyumbang kontribusi terbesar untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua."Belanja konsumen riil sekali lagi menciptakan lonjakan kuat dalam pertumbuhan ekonomi," kata Stuart Hoffman, penasihat ekonomi senior di PNC.

Tetapi dengan pertumbuhan upah yang berjalan lamban, ada kekhawatiran tingkat belanja konsumen bakal melambat pada kuartal selanjutnya. Departemen Tenaga Kerja AS pada akhir pekan lalu merilis Indeks Biaya Tenaga Kerja naik 0,5% pada Juni 2017 setelah tumbuh 0,8% pada kuartal I 2017.

Angka-angka pertumbuhan terbaru menyarankan Federal Reserve masih bisa menaikkan suku bunga akhir tahun ini, yang akan menjadi peningkatan ketiga 2017. Namun di sisi lain para analis menerangkan The Fed tidak mempunyai tekanan untuk terburu-buru menaikkan suku bunga acuan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Joe Biden Bicara Tentang...
Joe Biden Bicara Tentang Ekonomi AS
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
2 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
4 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
5 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
6 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
6 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved