Melambat, Penyaluran Kredit Perbankan Capai Rp4.518 Triliun

Selasa, 01 Agustus 2017 - 23:33 WIB
Melambat, Penyaluran...
Melambat, Penyaluran Kredit Perbankan Capai Rp4.518 Triliun
A A A
JAKARTA - Penyaluran pertumbuhan kredit perbankan pada bulan Juni 2017 sebesar Rp4.518,1 triliun atau tumbuh 7,6% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 8,6%. Berdasarkan jenis penggunaan, perlambatan pertumbuhan kredit perbankan terjadi pada kredit modal kerja (KMK) dan kredit Investasi (KI), dimana KMK tercatat sebesar Rp2.097 triliun atau tumbuh 6,9% lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 8,5%.

"Sejalan dengan hal tersebut, KI mengalami perlambatan pertumbuhan dari 7,9% pada Mei 2017 menjadi 6,1%" kata Deputi Direktur Plt Kepala Group Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Andiwiana di Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Pertumbuhan KMK juga melambat terutama disebabkan oleh kredit yang disalurkan kepada sektor perdagangan, hotel dan restoran dan sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan yang masing-masing tumbuh melambat dari 6,7% dan 18,5% menjadi sebesar 4,3% dan 17,1%.

Sementara itu, perlambatan pertunbuhan KI terutama terjadi pada sektor industri pengolahan serta sektor perdagangan, hotel dan restoran yang masing masing tumbuh melambat dari 4,7% dan 8,2% menjadi 3,5% dan 6,7% pada bulan Juni 2017. Andiwiana melanjutkan, berbeda dengan perlambatan pertumbuhan yang terjadi pada KMK dan KI, kredit konsumsi (KK) mengalami peningkatan pertumbuhan.

"Pada akhir Juni 2017, KK tercatat sebesar Rp1.306 triliun atau tumbuh sebesar 9,9% (yoy) lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya yakni 9,5% (yoy)," ungkap dia.

Peningkatan pertumbuhan KK tersebut terjadi bersesuaian dengan periode Idul Fitri 2017. Sementara itu, sektor properti mengalami pertumbuhan pada Juni 2017. Posisi kredit properti tercatat sebesar Rp746,8 triliun atau naik 12,1% lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 13,7% (yoy).

Menurutnya, perlambatan pertumbuhan tersebut bersumber dari kredit yang disalurkan kepada sektor konstruksi dan real estate, meskipun tertahan oleh peningkatan pertumbuhan KPR dan KPA. "Kredit konstruksi tumbuh melambat dari 24,1% menjadi 20,8% (yoy) pada Juni 2017,"imbuh Andi.

Demikian juga pertumbuhan kredit real estate melambat menjadi sebesar 10,4% (yoy) lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 15,9% (yoy). Kondisi sebaliknya terjadi pada KPR dan KPA yang menunjukan akselerasi pertumbuhan dari 7,7% menjadi 7,9% pada Juni 2017.

Sementara itu, suku bunga kredit menurun sejalan dengan penurunan suku bunga simpanan berjangka. Pada Juni 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat 11,77%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 11,83%.

Demikian halnya dengan suku bunga simpanan dengan tenor 1, 6, 12 dan 24 bulan yang masing-masing tercatat sebesar 6,30%, 6,95%, 7,05% dan 6,95%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,37%, 7,03%, 7,11% dan 6,97%. Di sisi lain, suku bunga simpanan dengan tenor 3 bulan masih stabil berada di 6,62%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbankan Setengah Hati...
Perbankan Setengah Hati Salurkan Kredit, Ekonom: Kondisinya Tidak Tepat
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan Maret Meningkat 7,2%
Akses Kredit Perbankan...
Akses Kredit Perbankan Masih Jadi Tantangan UMKM
BI: Penyaluran Kredit...
BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan April 2023 Tumbuh Terbatas
Penyaluran Kredit Perbankan...
Penyaluran Kredit Perbankan Bulan April 2020 Melambat 4,9%
Kredit Tahun Depan Diprediksi...
Kredit Tahun Depan Diprediksi Tumbuh 9-11%, Perbanas: Artinya Bank Punya Uang
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
4 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
4 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
5 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
8 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
9 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
9 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved