RNI Terbitkan Sukuk Ijarah Rp200 Miliar

Rabu, 02 Agustus 2017 - 15:37 WIB
RNI Terbitkan Sukuk...
RNI Terbitkan Sukuk Ijarah Rp200 Miliar
A A A
JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) melakukan penerbitan Sukuk Ijarah I RNI Tahun 2017 (Sukuk Ijarah) senilai Rp200 miliar. Dana yang diperoleh dari penerbitan sukuk akan dipergunakan untuk membiayai produksi gula RNI pada masa giling 2017

Direktur Utama RNI Didik Prasetyo mengatakan, penerbitan Sukuk Ijarah tersebut menggenapi penerbitan Medium Term Note (MTN) RNI dengan total sebesar Rp665 miliar yang sebelumnya telah diterbitkan dalam dua tahap, yaitu MTN I RNI Tahun 2017 sebesar Rp77 miliar pada 13 April 2017 dan MTN II RNI Tahun 2017 sebesar Rp388 miliar pada 9 Juni 2017.

Keseluruhan penerbitan MTN dengan jumlah Rp665 miliar tersebut dilakukan bersama-sama dengan PT Danareksa Sekuritas yang bertindak selaku sole arranger.

“Penerbitan Sukuk Ijarah I RNI Tahun 2017 ini merupakan bagian dari paket MTN RNI senilai total Rp665 Miliar. Sisa pendanaan kami arahkan kepada sistem syariah karena sesuai dengan imbauan pemegang saham agar RNI sebagai BUMN dapat masuk kedalam ekonomi syariah,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (2/8/2017).

Dia menilai sistem pendanaan syariah sangat menjanjikan, hal tersebut dapat dilihat dari tingginya permintaan investor terhadap penerbitan Sukuk Ijarah ini.

Lebih lanjut dia menuturkan, sukuk yang diterbitkan mengalami over subscribe atau kelebihan permintaan. Nilai permintaan yang masuk sebesar Rp475 miliar, over subscribe 2,4 kali dari jumlah yang disediakan sebesar Rp200 miliar.

"Tingginya permintaan investor tersebut menunjukan bahwa RNI diakui sebagai perusahaan yang layak investasi," ungkap dia.

Hal tersebut dibuktikan dengan diperolehnya rating idA- (single A minus) dari Pefindo untuk surat berharga yang diterbitkan RNI. Selain itu, rating dari beberapa anak perusahaan RNI juga masuk dalam kategori investment grade, seperti PT PG Rajawali I dengan rating idA (single A) dan PT Phapros Tbk yang juga memperoleh rating idA- (single A minus).

“Kami akan terus dorong agar anak perusahaan RNI memiliki peringkat kelayakan investasi,” katanya.

Adapun, total MTN yang telah diterbitkan RNI Group pada tahun 2017 ini sebesar Rp865 miliar yang diterbitkan oleh RNI (sebagai induk perusahaan) dan PT Phapros Tbk yang masing-masing sebesar Rp665 miliar dan sebesar Rp200 miliar.

Dia menjelaskan, secara keseluruhan, MTN tersebut diperuntukkan untuk membiayai modal kerja, penambahan kapasitas pabrik farmasi, serta ekspansi di sektor industri alat kesehatan.

Bagi PT Phapros Tbk, penambahan modal akan dipergunakan untuk peningkatan skala bisnis perusahaan khususnya di bidang farmasi dan alkes. Sementara itu, dana MTN RNI, di samping untuk modal kerja, digunakan untuk ekspansi industri alat kesehatan seperti X-ray dan Oksigen Terapi. Pada tahun ini, RNI menganggarkan belanja modal alias Capital Expenditure (capex) sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 286% dibanding tahun 2016.

“Kedepan, kami akan lebih meningkatkan lagi potensi pasar modal sebagai salah satu sumber untuk pendanaan RNI,” ujar Didik. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai dengan Mei 2017, nilai sukuk korporasi yang beredar telah mencapai Rp14,6 triliun dan berpotensi untuk terus tumbuh hingga akhir tahun 2017.

Jumlah tersebut melampaui capaian tahun 2016 yang berada di angka Rp11,8 triliun. Tingginya peminat sukuk tidak terlepas dari upaya pemerintah yang tengah gencar mendorong percepatan pengembangan sektor keuangan syariah.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perum BULOG dan PT Rajawali...
Perum BULOG dan PT Rajawali Nusantara Indonesia Teken MoU untuk Pengelolaan Pergudangan hingga Pengembangan Digitalisasi Logistik
Erick Thohir Ubah Nomenklatur...
Erick Thohir Ubah Nomenklatur RNI, Ini Susunan Direksi Terbaru
Panen 31 Juta Ton Beras,...
Panen 31 Juta Ton Beras, Bos RNI: Impor Alternatif Terakhir
Frans Marganda Tambunan...
Frans Marganda Tambunan Resmi Jabat Dirut Holding BUMN Pangan
Dahsyat! Laba Bersih...
Dahsyat! Laba Bersih RNI Tumbuh 192 Persen di Kuartal III
Erick Thohir Usul Bio...
Erick Thohir Usul Bio Farma dan RNI Dapat PMN Rp1 Triliun, Buat Apa?
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
26 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
33 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
56 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved