Rupiah Akhir Pekan Bangkit Menguat Saat Euro Kalahkan USD
Jum'at, 04 Agustus 2017 - 10:11 WIB
Rupiah Akhir Pekan Bangkit Menguat Saat Euro Kalahkan USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat dibanding perdagangan kemarin, meski tidak terlalu tangguh. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat USD kalah lawan euro.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka membaik ke level Rp13.324/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.330/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah pagi ini berada di level Rp13.321/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.340/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, dibuka pada level Rp13.324/USD pada perdagangan hari ini, atau sedikit menguat dibanding kemarin di posisi Rp13.327/USD. Rupiah pagi ini berdasarkan Bloomberg bergerak pada kisaran harian Rp13.317-Rp13.327/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pagi menanjak ke posisi Rp13.323/USD atau menguat dari penutupan kemarin Rp13.325/USD. Rupiah hari ini bergerak dengan kisaran level Rp13.319-Rp13.325/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Jumat (4/8/2017), USD masih terlihat berjuang dari posisi yang cukup r5endah terhadap yen dan euro, setelah data AS melemah. Greenback telah melemah sepanjang pekan ini, terbebani oleh data ekonomi AS yang luar biasa dan membosankan, yang menambah ketidakpastian tentang laju pengetatan kebijakan dan kebijakan moneter Federal Reserve di masa depan yang mencengkeram Washington.
Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan pengusaha AS telah menambahkan 183.000 pekerjaan pada Juli, turun dari 222.000 pada Juni.
Euro terhadap USD naik 0,1% menjadi USD1,1878 dan masih dalam jarak level tertingginya di 1,1910, level tertinggi sejak Januari 2015. Namun, USD tetap stabil terhadap yen level 110.005 setelah semalam menyentuh level 109,855, terendah sejak pertengahan Juni.
"Harapan suku bunga Fed naik dalam tahun ini sudah kurang dari 50% dan angka tersebut bisa turun lebih jauh jika laporan pekerjaan mengecewakan, USD/yen menuju 109,00," kata Yukio Ishizaki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities.
Poundsterling terhadap USD di level 90.410 pence per euro setelah mundur ke level terendahnya dalam sembilan bulan di level 90,485 pence semalam. Ini sedikit berubah pada level 1,3144 setelah turun 0,7% pada hari sebelumnya.
Sementara, pounds terhadap yen memperpanjang kerugian, saat turun 1,2% menyentuh titik terendah dalam 11 hari di posisi 144,33.
Indeks USD terhadap enam mata uang utama adalah 0,15% lebih rendah pada 92,704, bersiap untuk turun sekitar 0,6% pada pekan ini, yang jatuh ke level terendah dalam 15 bulan di posisi 92,548.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka membaik ke level Rp13.324/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.330/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah pagi ini berada di level Rp13.321/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.340/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, dibuka pada level Rp13.324/USD pada perdagangan hari ini, atau sedikit menguat dibanding kemarin di posisi Rp13.327/USD. Rupiah pagi ini berdasarkan Bloomberg bergerak pada kisaran harian Rp13.317-Rp13.327/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pagi menanjak ke posisi Rp13.323/USD atau menguat dari penutupan kemarin Rp13.325/USD. Rupiah hari ini bergerak dengan kisaran level Rp13.319-Rp13.325/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Jumat (4/8/2017), USD masih terlihat berjuang dari posisi yang cukup r5endah terhadap yen dan euro, setelah data AS melemah. Greenback telah melemah sepanjang pekan ini, terbebani oleh data ekonomi AS yang luar biasa dan membosankan, yang menambah ketidakpastian tentang laju pengetatan kebijakan dan kebijakan moneter Federal Reserve di masa depan yang mencengkeram Washington.
Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan pengusaha AS telah menambahkan 183.000 pekerjaan pada Juli, turun dari 222.000 pada Juni.
Euro terhadap USD naik 0,1% menjadi USD1,1878 dan masih dalam jarak level tertingginya di 1,1910, level tertinggi sejak Januari 2015. Namun, USD tetap stabil terhadap yen level 110.005 setelah semalam menyentuh level 109,855, terendah sejak pertengahan Juni.
"Harapan suku bunga Fed naik dalam tahun ini sudah kurang dari 50% dan angka tersebut bisa turun lebih jauh jika laporan pekerjaan mengecewakan, USD/yen menuju 109,00," kata Yukio Ishizaki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities.
Poundsterling terhadap USD di level 90.410 pence per euro setelah mundur ke level terendahnya dalam sembilan bulan di level 90,485 pence semalam. Ini sedikit berubah pada level 1,3144 setelah turun 0,7% pada hari sebelumnya.
Sementara, pounds terhadap yen memperpanjang kerugian, saat turun 1,2% menyentuh titik terendah dalam 11 hari di posisi 144,33.
Indeks USD terhadap enam mata uang utama adalah 0,15% lebih rendah pada 92,704, bersiap untuk turun sekitar 0,6% pada pekan ini, yang jatuh ke level terendah dalam 15 bulan di posisi 92,548.
(izz)