Importir Desak Aksi Mogok JICT Tak Dibiarkan Berlarut

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 18:13 WIB
Importir Desak Aksi...
Importir Desak Aksi Mogok JICT Tak Dibiarkan Berlarut
A A A
JAKARTA - Kalangan importir mendesak agar aksi mogok kerja yang dilakukan Serikat Pekerja (SP) PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dapat segera diselesaikan dan tidak dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah diminta harus menindak tegas kepada pihak yang sedang bersengketa untuk cepat mengakhiri aksi mogok.

Pasalnya menurut Ketua BPD Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) DKI Capt Subandi hal itu tidak hanya menimbulkan kerugian bagi para pengguna jasa. Tetapi juga pada perekonomian nasional serta nama baik Indonesia di mata Internasional.

"Mogok kerja (JICT) belum berakhir bikin importir semakin cemas. Pengalihan sebagian kapal ke NPCT-1 dan terminal lain bukan keputusan yang enak buat importir. Pelayanan NPCT dan lainnya sangat buruk karena infrastruktur dan peralatan yang tidak memadai serta pelayanan yang kurang responsif. Mereka juga kurang profesional," kata Subandi lewat keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (5/8/2017).

Menurutnya, pemindahan kapal-kapal hanya semakin menambah panjang pelayanan dan berakibat pada membengkaknya biaya yang harus dikeluarkan pengguna jasa termasuk importir. "Saya mencurigai direksi sengaja tidak mau menyelesaikan masalah ini karena ada sesuatu yang disembunyikan," paparnya.

Sementara pemerintah diminta cepat mencari tahu siapa dalang dibalik tidak adanya penyelesaian masalah mogok JICT hingga hari ini mengingat telah mengorbankan kepentingan semuanya. Sebelumnya Menhub RI Budi Karya Sumadi menyatakan pihaknya tak berwenang menyelesaikan aksi mogok tersebut.

Namun Ia mengutarakan terus melakukan koordinasi dengan stakeholder melalui Syah Bandar. "Kita minta mogok jangan dibiarkan berlarut-larut. Pihak Direksi JICT dan Pelindo II harus segera menyelesaikan persoalan ini" kata Budi Karya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berikan Pendidikan untuk...
Berikan Pendidikan untuk Anak Putus Sekolah, JICT Raih 2 Penghargaan ISDA 2021s
Tanggap Perubahan Iklim...
Tanggap Perubahan Iklim dan SDGS, JICT Gelar Semiloka Lingkungan Hijau
Pakai Teknologi Modern,...
Pakai Teknologi Modern, JICT Tambah Fasilitas Bongkar Muat dengan 2 Quay Crane Baru
JICT Tanjung Priok,...
JICT Tanjung Priok, Pelabuhan Pertama Peraih Sertifikasi ISO 22301
Ujung Tombak Perekonomian...
Ujung Tombak Perekonomian RI, Volume JICT 2024 Tembus 2,2 Juta TEUS
JICT Komitmen Persingkat...
JICT Komitmen Persingkat Waktu Singgah Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
56 menit yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
1 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved