BI Sebut Ada Tiga Faktor Utama Pendorong Revolusi Digital

Rabu, 09 Agustus 2017 - 11:51 WIB
BI Sebut Ada Tiga Faktor...
BI Sebut Ada Tiga Faktor Utama Pendorong Revolusi Digital
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) hari ini menggelar Seminar Nasional Big Data bertajuk Globalisasi Digital: Optimalisasi Pemanfaatan Big Data untuk Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi. Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, Indonesia masuk dalam era revolusi digital yang disebut sebagai revolusi industri keempat.

Menurutnya, jika dirunut berdasarkan tahapannya, revolusi industri pertama ditandai dengan lahirnya mesin uap, kedua yaitu munculnya elektrifikasi dan produksi-produksi secara massal. Ketiga, ditandai dengan munculnya teknologi internet, dan keempat yaitu fase di mana hampir semua sendi kehidupan telah tersentuh layanan digital.

"Pada fase ini layanan digital telah memengaruhi cara kita membuat keputusan, berinteraksi antara satu dengan orang lain sekaligus mendorong munculnya model bisnis baru yang jauh lebih efisien dan efektif tentu penuh inovasi. Kami cermati paling tidak ada tiga faktor utama pendorong revolusi digital," kata dia dalam sambutannya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Pertama, ditandai dengan perkembangan telepon selular. Dewasa ini telepon selular telah menjadi perangkat utama untuk mengakses internet. Mayoritas lalu lintas online dunia saat ini berasal dari perangka telepon selular.

"Kedua, perkembangan internet. Pada 2016 hampir 18 miliar sistem berbasis internet telah saling terkoneksi yang mengakitbatkan terciptanya konsep inovatif seperti smarthome dan lainnya. Ketiga, big data yang didukung oleh kemampuan komputer melakukan analisisi yang kompleks," tutur Agus.

Pada 2016, lalu lintas intertnet global setidaknya telah mencapai 1,2 triliun giga bite terutama dipicu peningkatan tren penggunaan media sosoail melalui perangkat gadget. Sedangkan 2013 terdapat setidaknya 1,8 miliar pengguna aktif yang kemudian berpengaruh terhadap pengguna medsos menjadi 2,8 miliar pada 2016.

Aktivitas medsos dan layanan digital yang meluas telah mendorong data baru secara masif, data besar, bervariasi dan dihasilkan cepat, real time dan inilah yang dikenal sebagai big data.

Seiring perkembangan teknologi pesat saat ini dapat menyaring informasi dan melakukan analisasi yang mendalam terhadap data tersebut. Sehingga dapat digunakan untuk keperluan produktif.

"Ketiga faktor di atas merupakan bagian dari fenomena terobosan teknologi yang dikenal dengan nama distrubsi teknologi. Fenomena ini menggambarkan bagaimana perubahan teknologi mampu mengubah kehidupan masyarakat, munculnya berbagai sosmed misalnya telah menyebabkan perubahan cara manusia berinterraksi," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Ketua DPR Sudah Terima...
Ketua DPR Sudah Terima Surat dari Jokowi Berisi Nama Calon Gubernur BI, Siapa Calon Kuat?
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Perry Warjiyo Beberkan...
Perry Warjiyo Beberkan Jurus BI dalam Menjaga Stabilitas dan Mendorong Ekonomi RI
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
12 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
23 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
24 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved