Persulit Izin Pembangunan Rumah, Jokowi Bakal Tegur Pemda

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 19:56 WIB
Persulit Izin Pembangunan...
Persulit Izin Pembangunan Rumah, Jokowi Bakal Tegur Pemda
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa proses perizinan di tingkat daerah yang berbelit menjadi salah satu kendala yang dihadapi pengembang perumahan. Meskipun di beberapa daerah proses perizinan sudah cepat, namun masih banyak daerah lain yang proses pengajuan izinnya menyulitkan pengembang.

(Baca Juga: Jokowi Buka Pameran Indonesia Property Expo 2017 )

Dia mengatakan, proses perizinan yang sulit sejatinya masalah klasik yang hingga saat ini tak kunjung selesai. Padahal, para pengembang ingin agar prosesnya cepat sementara pemerintah daerah justru mempersulitnya.

"Ini masalah klasik yang sering buat jengkel para pengembang properti, karena mereka ingin cepat dan kita mempersulit. Seperti ini yang harus dihilangkan," katanya di JCC, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

(Baca Juga: 80 Pengembang Rumah Subsidi Hadir di Property Expo 2017 )

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, dirinya akan mengecek langsung satu per satu daerah yang masih mempersulit pengembang untuk membangun rumah. Bahkan, dia akan menegur langsung pemerintah daerah yang melakukan hal tersebut.

"Akan saya cek satu per satu ke REI (Realestat Indonesia), cek lagi daerah mana yang masih sulit. Langsung saya telpon bupati, walikota atau gubernurnya. Harusnya nggak ngurus seperti itu, tapi kalau nggak ya nggak rampung masalah tadi," tegas dia.

Jokowi menerangkan saat ini, merupakan era kecepatan. Negara yang cepat akan memenangkan persaingan, sementara negara yang lambat akan tertinggal. Sayangnya, Indonesia justru masih senang membelenggu diri sendiri dengan peraturan yang rumit dan banyak.

"Kita senang membelenggu diri kita sendiri dengan peraturan yang banyak, njelimet. Padahal sekarang eranya kecepatan, negara yang cepat negara yang menang, provinsi yang cepat yang memenangkan persaingan," imbuhnya.

Mantan Walikota Solo ini meminta, pemda untuk merampingkan peraturan-peraturan yang ada di daerahnya. Jika sekiranya aturan tersebut menyulitkan, maka Jokowi meminta aturan tersebut dibatalkan atau dihilangkan. "Semakin sedikit buat perda semakin baik, apalagi meruwetkan hal yang sebetulnya mudah," ucap Jokowi.

Dalam paket kebijakan ke-13, pemerintah sejatinya telah memangkas 50% jumlah izin pembangunan perumahan. Namun, dia menilai hal tersebut masih kurang. Pemerintah diminta untuk pangkas lagi aturan tersebut sehingga menjadi 10%.

"Izin itu digabung aja lah. Ini saya buka sekalian, dulu tuh sebenarnya syarat, sekarang syarat dijadikan izin. Banyak yang kayak gitu. Benar enggak. Syarat kok jadi izin. Itu yang harus dihilangkan hal seperti ini. Tolong untuk REI yang masih banyak izinnya, yang masih belum dipangkas tolong diberitahukan kepada saya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Segera Luncurkan...
Pemerintah Segera Luncurkan Pelayanan Satu Pintu Perizinan Kegiatan Olahraga
Kini, Pelayanan Perizinan...
Kini, Pelayanan Perizinan di BP Batam Cukup Dilakukan Direktur PTSP
Jokowi Ingatkan Daerah...
Jokowi Ingatkan Daerah Jangan Bikin Ruwet Perizinan Ekspor
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Sistem Pelayanan Satu...
Sistem Pelayanan Satu Pintu DKI Jakarta Bakal Diterapkan di Kerajaan Kamboja
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved