Jokowi Ingatkan Daerah Jangan Bikin Ruwet Perizinan Ekspor

Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:59 WIB
loading...
Jokowi Ingatkan Daerah...
Jokowi mengatakan bahwa saat ini ekspor Indonesia sedang tumbuh positif. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengingatkan pemerintah daerah ( pemda ) tidak menghambat dan membuat ruwet perizinan ekspor. Pasalnya, saat ini nilai ekspor di Tanah Air sedang tumbuh positif. Ia meminta daerah membuat regulasi yang memudahkan aktivitas ekonomi itu.

Demikian disampaikan Jokowi saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2021 di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021). Acara ini dihadiri oleh bupati dari seluruh Indonesia yang terbagi dalam medium luring dan daring.

Baca juga: Gelar AOE 2021, Apkasi Paparkan 5 Produk Unggulan ke Presiden Jokowi

"Ini kemarin informasi nilai ekspor Indonesia tahun ini dari Januari-Agustus mencapai USD142 miliar, tumbuh 37,7% year-on-year. Artinya ekspor kita tumbuh sangat bagus sekali," ucapnya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Jokowi mendorong daerah memanfaatkan kondisi ini karena hampir semua negara membutuhkan komoditas yang berasal dari Indonesia. Karenanya perizinan ekspor jangan dihambat ataupun dipersulit.

"Kalau daerah bisa memanfaatkan ini karena hampir semua negara sekarang ini membutuhkan komoditas kita. Sehingga jangan sampai ada daerah yang justru menghambat, membuat ruwet perizinan, tidak mendorong agar ekspor kita bisa berkembang dengan baik," tukasnya.

Menurut Jokowi, potensi pasar ekspor bagi Indonesia masih terbuka lebar. Itu terlihat dari perbaikan ekonomi mitra dagang Tanah Air, seperti China yang tumbuh 7,9%, Amerika Serikat tumbuh 12,2%, Jepang tumbuh 7,6%, dan India tunbuh 20,1%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved