Pergeseran Pola Konsumsi Masyarakat Tak Pengaruhi Daya Beli

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 18:03 WIB
Pergeseran Pola Konsumsi...
Pergeseran Pola Konsumsi Masyarakat Tak Pengaruhi Daya Beli
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengakui, saat ini telah terjadi pergeseran pola konsumsi masyarakat dari transaksi konvensional (offline) kepada pola nonkonvensional (online). Namun, pergeseran tersebut tidak memengaruhi tingkat daya beli masyarakat.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, pergeseran konsumsi memang terjadi namun mayoritas terjadi di kalangan masyarakat menengah ke atas. Bahkan menurutnya, semakin tinggi pendapatan seseorang maka potensi belanja online semakin besar.

"Makin tinggi pendapatan rumah tangga, belanja onlinenya akan semakin banyak. Online menyentuh rumah tangga menengah ke atas. Tapi saya yakinkan, produk yang dijual tetap sama jumlahnya. Shfiting ada, tapi tidak pengaruh ke daya beli," katanya dalam acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Selain itu, sambung pria yang akrab disapa Kecuk ini, kalangan menengah ke atas saat ini juga masih menahan konsumsinya dengan berbagai pertimbangan. Meskipun transaksi debit mengalami pertumbuhan, namun total dana pihak ketiga (DPK) di perbankan saat ini cukup tinggi.

"Transaksi debit tumbuh 20%, di sisi lain, persentase pendapatan yang ditabung itu meningkat. Artinya, masyarakat menengah ke atas menahan belanja. Sebagai konsumen tentu punya pertimbangan sendiri," imbuh dia.

Sekadar informasi, konsumsi rumah tangga memiliki kontribusi sebesar 55,61% terhadap produk domestik bruto atau tumbuh sekitar 4,95% di kuartal II 2017. Realisasi ini tumbuh 1,32% dibanding kuartal I 2017.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Deflasi Cerminan Konsumsi...
Deflasi Cerminan Konsumsi Masyarakat Belum Beranjak Naik
Selama Maret 2021, Daya...
Selama Maret 2021, Daya Beli Nelayan Jawa Timur Turun
Inflasi Terus Berlajut,...
Inflasi Terus Berlajut, Diharap Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Inflasi November Tak...
Inflasi November Tak Cerminkan Kenaikan Daya Beli, Pemulihan Ekonomi Bakal Lambat
November Inflasi 0,28%,...
November Inflasi 0,28%, Daya Beli Masyarakat Mulai Pulih?
Gambaran Daya Beli,...
Gambaran Daya Beli, Upah Buruh Tani Turun 0,44%
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
7 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
27 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
39 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
46 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved