Gambaran Daya Beli, Upah Buruh Tani Turun 0,44%
Jum'at, 15 Januari 2021 - 16:12 WIB
loading...
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nominal harian buruh tani dan bangunan pada Desember 2020 mengalami penurunan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani dan bangunan pada Desember 2020 mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena adanya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga serta inflasi.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, upah nominal buruh atau pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.
"Upah nominal harian buruh tani nasional pada Desember 2020 naik sebesar 0,13% dibanding upah buruh tani November 2020, yaitu dari Rp55.848,00 menjadi Rp55.921,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,45%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: Imbas Inflasi 2020, Saat Ini Daya Beli Masih Rendah
Lanjutnya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga di pedesaan pada Desember 2020 sebesar 0,58% menyebabkan upah riil buruh tani turun 0,45% . Upah rill adalah gambaran daya beli buruh.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, upah nominal buruh atau pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.
"Upah nominal harian buruh tani nasional pada Desember 2020 naik sebesar 0,13% dibanding upah buruh tani November 2020, yaitu dari Rp55.848,00 menjadi Rp55.921,00 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,45%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: Imbas Inflasi 2020, Saat Ini Daya Beli Masih Rendah
Lanjutnya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga di pedesaan pada Desember 2020 sebesar 0,58% menyebabkan upah riil buruh tani turun 0,45% . Upah rill adalah gambaran daya beli buruh.
Lihat Juga :