Tambang Emas Luwu Ditarget Beroperasi 2020

Selasa, 15 Agustus 2017 - 20:11 WIB
Tambang Emas Luwu Ditarget...
Tambang Emas Luwu Ditarget Beroperasi 2020
A A A
JAKARTA - Setelah dilakukan eksplorasi selama 17 tahun, akhirnya Tambang Emas Awak Mas di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan masuk tahap konstruksi dan diperkirakan mulai beroperasi 2020.

(Baca: Perusahaan Australia Investasi USD175 Juta di Tambang Emas Luwu )

"Bila sesuai target, maka tmabang emas Luwu beroperasi 2020," kata Managing Director Nusantara Resourcea Limited, Mike Spreadborough usai menyaksikan penandatanganan MoU dengan PT PLN di Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Seperti diketahui, tahapan kontrak kerja tambang emas Luwu sudah masuk ke tahap konstrusi. Sebelumnya, sejak ditemukan 1998 dilakukan eksplorasi, kemudian study kelayakan dan tahap konstruksi yang dilanjut ke tahap eksploitasi atau operasional.

Saat ini, PT Masmindo Dwi Area selaku pemegang kontrak kerja, sudah melakukan tahap konstrukai dari 2017-2019. Bahkan, sudah menggandeng PT PLN untuk memasok energi listrik sebanyak 30 megawatt (MW) yang dimulai pada 2019.

"Atas dasar itulah, kami berharap proses konstruksi dapat berjalan dengan lancar, dapat dukungan semua pihak, khususnya PT PLN. Dengan demikian tambang emas yang dikelola Masmindo dapat memberikan manfaat masyarakat dan steakholders," kata Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Boyke Abidin.

Potensi tambang emas di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan mencapai 1,7 juta ons. Nantinya sebanyak 100 ribu ons ditambang per tahun. Sehingga, diestimasikan berumur 10 tahun.

Baca Juga:
Potensi Tambang Emas Luwu Capai 1,7 Juta Ounce

Tambang Emas Luwu di Sulsel Masuk Tahap Kontruksi

PLN Suplai Listrik 30 MW ke Tambang Emas Luwu
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
40 menit yang lalu
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
1 jam yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
1 jam yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
1 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
2 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved