Perumnas-PT KAI Bangun Rusun di Stasiun Tanjung Barat

Selasa, 15 Agustus 2017 - 23:32 WIB
Perumnas-PT KAI Bangun...
Perumnas-PT KAI Bangun Rusun di Stasiun Tanjung Barat
A A A
JAKARTA - Perum Perumnas bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan pembangunan rumah susun (rusun) dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di area Stasiun Tanjung Barat, Jakarta.

Direktur Utama Perum Perumnas, Bambang Triwibowo mengatakan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dalam rangka percepatan pembangunan program satu juta rumah yang telah dicanangkan pemerintah dan juga bertujuan untuk mengurangi angka backlog perumahan.

"Pembangunan rusun TOD ini merupakan bentuk inovasi hunian yang terintegrasi dengan sarana transportasi KRL Commuterline Jabodetabek," kata Bambang usai melakukan groundbreaking rusun TOD di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Untuk tahap awal, rusun TOD akan dibangun di area Stasiun Tanjung Barat. Menurutnya, secara bertahap pembangunan rusun juga akan dilakukan dibeberapa stasiun KRL Jabodetabek lainnya. Untuk tahap kedua, perseroan berencana membangun di area Stasiun Pondok Cina, Depok.

Sebagai informasi, rusun TOD di Stasiun Tanjung Barat terdiri dari tiga gedung yang akan menampung 1.232 unit hunian dengan lahan seluas 15.244 m2. Masing-masing gedung terdiri dari 29 lantai dan memiliki investasi sekitar Rp705 miliar. Terdapat tiga tipe unit yaitu studio seluas 22 m2, satu kamar seluas 33 m2 dan dua kamar seluas 45 m2.

"Pembangunan rusun TOD di Tanjung Barat memiliki komposisi hunian rusunami dan anami, dimana sekitar 25% diperuntukkan pada MBR, meliputi hunian studio hingga tipe hunian dengan dua kamar tidur," ucapnya.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menambahkan pembangunan rusun TOD ini merupayakan upaya perseroan untuk memanfaatkan lahan idle. Kedepan, rusun TOD tidak hanya akan dibangun di wilayah Jabodetabek, juga di sejumlah lahan milik PT KAI yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Proyek ini merupakan wujud pengoptimalan lahan yang nantinya juga akan dikembangkan di Jabodetabek hingga seluruh Indonesia," kata Edi.

Hingga saat ini Perum Perumnas maupun PT KAI masih melakukan perhitungan terkait harga per unit yang akan dijual di rusun TOD tersebut. Sebagai kisaran, untuk tipe studio dijual seharga Rp200 jutaan, tipe satu kamar Rp300 jutaan dan dua kamar Rp400 jutaan.

Masa pengerjaan proyek dilakukan selama 24 bulan. Sedangkan untuk pemasaran mulai dilakukan pada November 2017.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sejuta Cerita Kereta...
Sejuta Cerita Kereta Api Argo Parahyangan yang Akan Berhenti Beroperasi
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved