Menpar Dorong Pariwisata Penyumbang Devisa Negara Terbesar

Kamis, 17 Agustus 2017 - 12:01 WIB
Menpar Dorong Pariwisata...
Menpar Dorong Pariwisata Penyumbang Devisa Negara Terbesar
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong sektor pariwisata terus tumbuh agar memberikan kontribusi besar bagi pembangunan negara. Untuk itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bertekad menjadikan pariwisata sebagai penghasil devisa terbesar, sekaligus menjadi yang terbaik di wilayah regional dan global.

Dia menuturkan sektor keamanan Indonesia sudah dinilai baik, tetapi mengapa pertumbuhan pariwisata di Indonesia masih kalah dengan negeri tetangga? Diketahui Indonesia pada 2015, performance dalam menarik wisman hanya 10 juta. Sementara Singapura 15 juta, Malaysia 25 juta, dan Thailand 30 juta. Nah, bagaimana bangsa yang besar dengan kekayaan alam dan budaya ini, bisa kalah dengan negara lain.

“Rahasianya adalah persaingan sekarang itu bukannya yang besar makan yang kecil, tapi yang cepat makan yang lambat. Kita harus intropeksi, bahwa kita tidak cukup cepat dalam persaingan ini. Oleh karenanya, kita bertekad tahun 2019 pariwisata akan menjadi penghasil devisa terbesar, sekaligus menjadi yang terbaik di regional maupun yang global. Untuk itu, kecepatan menjadi faktor yang sangat penting untuk memenangkan persaingan saat ini,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (17/8/2017).

Terkait peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Menpar menginginkan setiap masyarakat di Indonesia berjuang membantu mengembangkan segala potensi kekayaan yang dimiliki Indonesia, terutama di bidang pariwisata. Karena perjuangan ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.

“Sejahterakan bangsamu. Karena itu sangat penting. Anak-anak muda bangkitlah, gunakanlah media digital dan sosial media untuk mempromosikan keindahan bangsamu. Karena peran media sosial itu dewasa ini sangatlah penting. Jadikanlah bangsamu ini bangsa pemenang, bukan bangsa pecundang," tegasnya.

Diketahui, Kementerian Pariwisata saat ini tengah fokus pada tiga langkah strategis percepatan pembangunan. Pertama, infrastruktur yang merupakan syarat mutlak untuk kemajuan pariwisata. Kini, tengah dipercepat pembangunan infrastruktur di 10 destinasi prioritas. Selanjutnya akan dikembangkan ke destinasi lain secara bertahap.

Kedua, mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Sebab, SDM merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global. Pesaing emosional Indonesia adalah Malaysia, sedangkan pesaing profesionalnya adalah Thailand. Diorientasikan sektor pariwisata Indonesia memiliki SDM profesional yang terbaik. Caranya melalui build, borrow, juga buy. Sedangkan cara optimal saat ini adalah borrow. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata didampingi Shadow Management, yang di dalamnya merupakan para ahli dengan reputasi teruji di bidangnya.

Ketiga, debirokrasi dan deregulasi. Beberapa langkah deregulasi yang sudah dilakukan Kementerian Pariwisata, yakni bebas visa kunjungan serta pencabutan clearance and approval for Indonesian territory bagi industri wisata layar dan moratorium azas cabotage untuk kapal pesiar pada lima pelabuhan besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bali Surabaya, Medan dan Makassar.

Adapun langkah debirokrasi yang sudah dilakukan, yaitu implementasi teknologi digital, dengan mengembangkan e-government, e-tourism, travel exchange Indonesia (ITX), Indonesia Travel data warehouse, dan beberapa digitalisasi lainnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pelesiran ke Batam,...
Pelesiran ke Batam, Tidak Afdol Kalau Belum Kunjungi Balerang Bridge
Usai Pandemi, Sektor...
Usai Pandemi, Sektor Pariwisata Diharapkan Pulih Lebih Cepat
Wishnutama Dorong Agen...
Wishnutama Dorong Agen Wisata di Indonesia Miliki Platform Digital
GTF Bisa Jadi Tonggak...
GTF Bisa Jadi Tonggak Kebangkitan Industri Pariwisata Tanah Air
Keberadaan Rumah Digital...
Keberadaan Rumah Digital Indonesia Bisa Jadi Etalase Destinasi Wisata Indonesia
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
35 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
59 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved