Euro Ambruk, Rupiah Sore Ini Mampu Bertahan Menguat
Senin, 21 Agustus 2017 - 17:08 WIB
Euro Ambruk, Rupiah Sore Ini Mampu Bertahan Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore hari ini bertahan di zona hijau alias lebih baik dari penutupan akhir pekan kemarin. Kondisi ini di tengah melemahnya weuro terhadap USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.351/USD atau menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD. Mata uang garuda sendiri berada di kisaran harian Rp13.348-Rp13.360/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada sesi penutupan perdagangan hari ini berada di posisi Rp13.351/USD, atau membaik dari sebelumnya yang berada di level Rp13.361/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.343-Rp13.362/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini bertengger di level Rp13.355/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.361/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah tertahan di level Rp13.355/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya Rp13.368/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (21/8/2017), euro terhadap USD tergelincir, memperpanjang penurunan mingguan terbesarnya dalam lebih dari dua bulan. Di mana euro terhadap USD turun 0,17% ke level 1,1740, setelah melemah 0,5% pada pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak Juni.
Angka tersebut masih naik lebih dari 11% sepanjang tahun ini, menjadikannya mata uang berkinerja terbaik di mata uang G10. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi tidak akan menyampaikan pesan kebijakan baru di sebuah konferensi Fed di Jackson Hole pekan ini, dua sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan, menunda ekspektasi ECB untuk mulai mencatat jalan keluar stimulus.
Namun, para pelaku pasar tidak mengambil risiko. Sekitar USD45 miliar pilihan mata uang dolar-euro pada nilai tukar akan berakhir dalam tiga hari menjelang pertemuan Wyoming.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.351/USD atau menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD. Mata uang garuda sendiri berada di kisaran harian Rp13.348-Rp13.360/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada sesi penutupan perdagangan hari ini berada di posisi Rp13.351/USD, atau membaik dari sebelumnya yang berada di level Rp13.361/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.343-Rp13.362/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini bertengger di level Rp13.355/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.361/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah tertahan di level Rp13.355/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya Rp13.368/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (21/8/2017), euro terhadap USD tergelincir, memperpanjang penurunan mingguan terbesarnya dalam lebih dari dua bulan. Di mana euro terhadap USD turun 0,17% ke level 1,1740, setelah melemah 0,5% pada pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sejak Juni.
Angka tersebut masih naik lebih dari 11% sepanjang tahun ini, menjadikannya mata uang berkinerja terbaik di mata uang G10. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi tidak akan menyampaikan pesan kebijakan baru di sebuah konferensi Fed di Jackson Hole pekan ini, dua sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan, menunda ekspektasi ECB untuk mulai mencatat jalan keluar stimulus.
Namun, para pelaku pasar tidak mengambil risiko. Sekitar USD45 miliar pilihan mata uang dolar-euro pada nilai tukar akan berakhir dalam tiga hari menjelang pertemuan Wyoming.
(izz)