Integrasi Kebutuhan Dasar Perumahan Lebih Penting

Selasa, 22 Agustus 2017 - 23:04 WIB
Integrasi Kebutuhan...
Integrasi Kebutuhan Dasar Perumahan Lebih Penting
A A A
PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis mengatakan integrasi penyediaan kebutuhan dasar perumahan merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi, selain penyediaan lahan bagi perumahan itu sendiri.

"Jangan sampai setelah dibangun timbul masalah lahan atau kebutuhan dasar lainnya, seperti air bersih, listrik dan infrastruktur jalan dan lainnya," kata Cornelis, usai penandatanganan percepatan program sejuta rumah di Hotel Golden Tulip Pontianak, Selasa (22/8/2017).

Cornelis mengharapkan dengan adanya kerja sama bersama pihak Kejati dan Realestat Indonesia (REI), kebutuhan satu juta unit rumah dapat tercapai.

Program perumahan dan kawasan pemukiman merupakan salah satu dari 10 program prioritas nasional yang merupakan hak dasar warga negara sebagai mana diamanatkan UU 1945 pasal 28 H, dan sesuai amanat UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, urusan perumahan rakyat dan kawasan pemukiman menjadi urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan menjadi urusan prioritas pemerintahan daerah.

Kegiatan yang mengusung tema "Dalam rangka mempercepat program pembangunan satu juta unit rumah dan penerapan PP No. 64 tahun 2016 tentang Pembangunan PerumahanMasyarakat Berpenghasilan Rendah", hadir juga Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Sugiyono, Bupati dan Walikota se-Kalbar, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten dan Kota se-Kalbar, Ketua DPD REI Kalbar, Sukiryanto.

Menurut Cornelis, pemenuhan kebutuhan perumahan dan rumah layak huni tidak hanya tanggung jawab pemerintah, namun tanggung jawab bersama pemerintah, pengembang, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha dan semua pihak terkait secara sinergi sesuai kompetensi dan kewenangannya.

Gubernur dua periode itu berharap, target pemerintah dan REI tercapai, apalagi sudah ada kerja sama dengan pihak kejaksaan, sehingga semua yang terlibat dalam hal ini pemda dan REI benar-benar menyediakan kebutuhan masyarakat.

Tapi perencanaannya, kata dia, juga harus matang, sehingga nanti rumah dibangun tidak ada kendala lagi seperti sarana air bersih, sanitasi dan listrik serta sarana penting lainnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program Sejuta Rumah...
Program Sejuta Rumah Tahun Ini Baru Terealisasi 480 Ribu Unit
Meski Pandemi, Program...
Meski Pandemi, Program Sejuta Rumah Tembus 312.290 Unit
Menelisik Pertumbuhan...
Menelisik Pertumbuhan Pencarian Properti Daring di Tangerang Selatan Selama COVID-19
PUPR: Realisasi Program...
PUPR: Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 856.758 Unit
Bangun 9.799 Rusun,...
Bangun 9.799 Rusun, PUPR Siapkan Dana Rp4,16 Triliun
BTN Berkomitmen Sukseskan...
BTN Berkomitmen Sukseskan Program Sejuta Rumah
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved