Program Sejuta Rumah Tahun Ini Baru Terealisasi 480 Ribu Unit
Selasa, 08 Agustus 2023 - 15:00 WIB
loading...
Program Sejuta Rumah tahun ini masih jauh dari target. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Iwan Suprijanto mengatakan, hingga bulan Juli atau semester I-2023 program sejuta rumah (PSR) baru terealisasi sebanyak 480.438 unit. Selama sembilan tahun terakhir, realisasi PSR secara total sebanyak 7,98 juta unit.
Baca juga: Program Sejuta Rumah Baru Terealisasi 298.203 Unit di Kuartal I, Ini Penyebabnya
"Pada periode tahun 2015-2022, angka capaian PSR cukup memuaskan, yaitu mencapai 7,98 juta unit, sedangkan capaian tahun 2023 hingga bulan Juli sebanyak 480.438 unit," ujar Iwan dalam acara Akad KPR Masal Bank BTN, Selasa (8/8/2023).
Iwan mengklaim kinerja PSR menunjukkan tren yang semakin positif setiap tahunnya, kecuali dua tahun terakhir, yang mengalami perlambatan akibat pandemi sehingga berdampak signifikan terhadap berbagai sektor, salah satunya adalah industri properti.
"Industri perumahan ini tetap tumbuh positif dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan PDB, serta memberikan multiplier effect kepada 174 sektor, antara lain tenaga kerja, material, pengembang, perbankan, dan furniture," urainya.
Baca juga: Program Sejuta Rumah Baru Terealisasi 298.203 Unit di Kuartal I, Ini Penyebabnya
"Pada periode tahun 2015-2022, angka capaian PSR cukup memuaskan, yaitu mencapai 7,98 juta unit, sedangkan capaian tahun 2023 hingga bulan Juli sebanyak 480.438 unit," ujar Iwan dalam acara Akad KPR Masal Bank BTN, Selasa (8/8/2023).
Iwan mengklaim kinerja PSR menunjukkan tren yang semakin positif setiap tahunnya, kecuali dua tahun terakhir, yang mengalami perlambatan akibat pandemi sehingga berdampak signifikan terhadap berbagai sektor, salah satunya adalah industri properti.
"Industri perumahan ini tetap tumbuh positif dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan PDB, serta memberikan multiplier effect kepada 174 sektor, antara lain tenaga kerja, material, pengembang, perbankan, dan furniture," urainya.
Lihat Juga :