IHSG Ditutup Cetak Rekor Baru Tembus Level 5.914

Rabu, 23 Agustus 2017 - 16:40 WIB
IHSG Ditutup Cetak Rekor...
IHSG Ditutup Cetak Rekor Baru Tembus Level 5.914
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil ditutup mencetak rekor tertinggi. Bursa saham dalam negeri ditutup naik 33,73 poin setara 0,57% ke level 5.914,02 saat bursa saham Asia mixed.

IHSG pada perdagangan tadi siang bertahan di zona hijau meski kekuatannya menipis dengan hanya naik 1,52 poin setara 0,03% ke level 5.881,81 setelah pagi tadi dibuka menguat sebesar 21,20 poin setara 0,36% ke level 5.901,50. Sementara, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik 19,29 poin setara 0,33% ke level 5.880,30.

Sektor saham dalam negeri hingga penutupan perdagangan hari ini mayoritas berada di jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,91% dan sektor yang melemah terdalam yaitu industri dasar yang turun 0,50%

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,65 triliun dengan 11,24 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp364,88 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,62 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,99 triliun. Tercatat sebesar 188 saham menguat, 138 saham melemah dan 140 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp600 menjadi Rp71.100, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp380 menjadi Rp3.350, dan PT Inti Bangu Sejahtera Tbk (IBST) menguat Rp200 menjadi Rp4.900.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Barito Pacifiv Tbk (BRPT) melemah Rp70 menjadi Rp1.910, PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) turun Rp60 menjadi Rp3.750, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp40 menjadi Rp950.

Seperti dilansir CNBC, Rabu (23/8/2017), bursa saham Asia ditutup mixed. Di mana Indeks Nikkei 225 naik 0,26% atau 50,80 poin ke level 19.434,64, mengakhiri penurunan lima hari berturut-turut.

Sementara, di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup naik tipis 0,05% atau 1,07 poin ke level 2.366,4. Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 memberikan kenaikan yang dibuat di awal sesi, di mana indeks turun 0,22% atau 12,924 poin ke level 5.737,00 karena kenaikan sektor energi diimbangi pelemahan sektor utilitas dan teknologi informasi.

Pasar daratan China juga tercatat menurun dengan Shanghai Composite tergelincir 0,08% atau 2,54 poin ke level 3.287,67 dan Shenzhen Composite turun 0,331% atau 6,32 poin menjadi 1.901,99.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
12 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
44 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved