Terlibat Penggelapan 600 Ton Beras, Dua Staf Bulog Dipecat

Kamis, 24 Agustus 2017 - 20:36 WIB
Terlibat Penggelapan...
Terlibat Penggelapan 600 Ton Beras, Dua Staf Bulog Dipecat
A A A
SEMARANG - Dua orang staf Badan Urusan Logistik (Bulog) dinonaktifkan karena diduga terlibat kasus penggelapan 600 ton beras di gudang Bulog Randugarut, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jateng, Djoni Ashari saat dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan penggelapan 600 ton beras tersebut. Diapun mengaku, jika masalah tersebut sudah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng.

Ia menjelaskan, terungkapnya dugaan penggelapan beras di Gudang Randugarut, berawal dari laporan dari staf internal Bulog (whistle blower). "Setelah dilakukan pengecekan danstok opname, terbukti ada kekurangan," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (24/8/2017).

Djoni menambahkan, pegawai yang diduga terlibat dalam kasus tersebut saat ini sudah nonaktifkan. "Kasusnya sendiri sudah kami laporkan ke Kejaksaan Tinggi pada 24 Juli 2017, setelah kami mendapatkan bukti yang kuat. Dan saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Kejati," jelasnya.

Namun Djoni enggan untuk menyebutkan nama kedua staf yang sudah dipecat, karena saat ini keduanya menjadi bagian dari proses penyidikan."Intinya kami sudah melakukan tindakan tegas dan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Proses selanjutnya menjadi kewenangan pihak yang berwajib (Kejati)," tandasnya.

Secara terpisah, Kasi Penerangan Hukum Kejati Jateng, Sugeng Riyadi menyatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan akan kasus tersebut. "Saat ini masih kami periksa saksi-saksinya, setelah itu pengumpulan alat bukti," katanya.

Ia menjelaskan saksi yang diperiksa sampai saat ini sudah ada lima orang, salah satunya adalah juru timbang. "Hasil investigasi sementara, praktik pengambilan beras dengan melakukan penumpukan alat penyangga beras, sehingga beras tetap kelihatan menumpuk dari luar, padahal bawahnya hanya tumpukan stapel (alat penyangga beras)," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Beras Langka di Pasar...
Beras Langka di Pasar Ritel Modern, Bos Bulog Bilang Begini
Stok Cadangan Beras...
Stok Cadangan Beras Bulog Menipis, Ini Biang Keladinya!
Buntut Beras Bulog Hilang...
Buntut Beras Bulog Hilang 500 Ton, Kepala Gudang Dicopot
Hadapi Ramadhan dan...
Hadapi Ramadhan dan Lebaran, Bulog Aceh Pastikan Pasokan Pangan Surplus
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved