MNC Life Optimistis Target Penjualan 72.000 Voucher

Sabtu, 09 September 2017 - 17:20 WIB
MNC Life Optimistis...
MNC Life Optimistis Target Penjualan 72.000 Voucher
A A A
KARAWANG - PT MNC Life Assurance (MNC Life) membidik Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sebagai wilayah potensial pemasaran produk asuransi kecelakaan Hario Siaga. Perusahaan asuransi ini optimistis target penjualan tahun ini sebesar 72.000 voucher sebagian besarnya dapat ter-cover dari Kabupaten Karawang.

Division Head of Alternate Business MNC Life, Chris Maurits Kaliey mengatakan optimisme ini dilandasi oleh menggeliatnya pertumbuhan ekonomi di kabupaten yang menjadi lumbung padi Jawa Barat itu.

Chris menerangkan, asuransi kecelakaan Hario Siaga cukup kompetitif karena menawarkan sejumlah keunggulan dibanding produk asuransi lain. Salah satunya, dapat memberikan santunan sebesar Rp30 juta untuk korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia. Ditambah biaya perawatan rumah sakit Rp3 juta per tahun.

"Dengan premi Rp55.000 per tahun bisa mendapatkan santunan sebesar itu," ungkap Chris kepada SINDOnews seusai Seminar Hari Koperasi ke-70 dan Bisnis Gathering 2017 di Hotel Citra Grand Karawang, Sabtu (9/9/2017).

Dia mengatakan target penjualan 72.000 voucher di tahun ini bisa tercapai, karena MNC Life sudah menggandeng PT Tomiko Mandiri Indonesia selaku konsorsium koperasi di Karawang. Perusahaan tersebut sangat eksis di dunia perkoperasian di Karawang dengan jumlah anggota cukup banyak. Sehinga kerja sama PT MNC Life dan Pt Tomiko Mandiri terus dikuatkan, agar semua anggota koperasinya memiliki voucher Hario Siaga.

Di bagian lain, Dirut PT Tomiko Mandiri Indonesia, Ihin Solihin menyebutkan, saat ini jumlah koperasi yang tergabung dalam konsorsiumnya sebanyak 37 koperasi, dengan keanggotaan 75.000 orang. Dia menyambut positif jenis asuransi yang ditawarkan PT MNC Life karena cocok dengan kebutuhan anggotanya yang didominasi pekerja pabrik, dimana mereka memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.

"Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut. Karena jenis asuransi ini sangat dibutuhkan oleh anggota kami yang memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi," ungkap Ihin.

Dalam Seminar Hari Koperasi ke-70 dan Bisnis Gathering di Hotel Grand Citra Hotel Karawang, sebanyak 176 peserta antusias mendengarkan pemaparan sejumlah pemateri, diantaranya Division Head of Alternate Business MNC Life Chris Maurits Kaliey, Prof Dr Ramudi Ariffin, Ir Rahman Filzi, dan Direktur Bisnis Bank Banten, Jaja Jarkasih. Para peserta tersebut terdiri dari pelaku usaha properti dan anggota koperasi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Grand Opening Ocean...
Grand Opening Ocean Dental Bogor, MNC Life Terus Hadirkan Nilai Tambah Perlindungan untuk Pelanggan
Ikutan Kuis Hario Apps,...
Ikutan Kuis Hario Apps, Bawa Pulang Pulsa Rp500 Ribu
MNC Sekuritas Permudah...
MNC Sekuritas Permudah Akses Perlindungan Covid-19 Melalui Produk Hario Siaga Diamond
MNC Life HUT ke-11,...
MNC Life HUT ke-11, Hary Tanoe Beri Arahan dan Semangat
Target Premi Rp400 Miliar,...
Target Premi Rp400 Miliar, Dirut MNC Life: Mudah Kalau Kita Superteam
Rayakan HUT Ke-11, MNC...
Rayakan HUT Ke-11, MNC Life Buka Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
30 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
45 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved