Rupiah Awal Pekan Berakhir Tetap di Zona Nyaman

Senin, 11 September 2017 - 17:11 WIB
Rupiah Awal Pekan Berakhir...
Rupiah Awal Pekan Berakhir Tetap di Zona Nyaman
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore hari ini masih bertahan di zona hijau dibanding penutupan akhir pekan kemarin. Penguatan mata uang garuda terjadi saat USD mulai menguat terhadap euro dan yen.

Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada sesi penutupan perdagangan hari ini juga meroket di level Rp13.147/USD dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.200/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.082-Rp13.200/USD.

Sementara, posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.156/USD menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.185/USD. Rupiah sendiri berada pada kisaran harian Rp13.126-Rp13.189/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini bergerak di level Rp13.185/USD atau masih tercatat lebih baik dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.242/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah hari ini tertahan di level Rp13.154/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat tajam dari posisi sebelumnya di level Rp13.284/USD.

Seperti dilansir Reuters, Senin (11/9/2017), USD naik hari ini dan bursa saham dunia kembali naik ke rekor tertinggi, setelah Korea Utara tidak melakukan uji coba rudal lebih lanjut pada akhir pekan kemarin ketika merayakan ulang tahun pendiriannya.

Pelemahan Badai Irma atas Amerika Serikat juga membuat permintaan untuk aset yang lebih aman, badai tersebut menyebabkan sejumlah kematian dan menghancurkan listrik sebanyak 3 juta rumah dan bisnis dalam perjalanan menuju pantai Florida.

Saham Eropa 0,75% lebih tinggi karena penurunan peringkat resmi kekuatan Badai Irma mengangkat perusahaan asuransi. USD mencatat kenaikan terbesar di pasar mata uang dalam sepuluh hari.
USD terhadap yen naik 0,5% dan kembali melawan euro yang terbang tinggi karena pembuat kebijakan ECB menandai kekhawatiran tentang kenaikan mata uang tunggal ini.

USD terhadap yen berada di level 108,50 dan terhadap beberapa mata uang lainnya, USD naik 0,15% ke level 91,490. Euro terhadap USD turun ke level 1,2017, setelah mencapai puncaknya pada level 1,2092 pada Jumat kemarin di tengah spekulasi Bank Sentral Eropa lebih dekat untuk memulai program stimulus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved