Pemerintah Benahi Pajak Profesi Usai Dikritik Penulis Novel

Selasa, 12 September 2017 - 15:45 WIB
Pemerintah Benahi Pajak...
Pemerintah Benahi Pajak Profesi Usai Dikritik Penulis Novel
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus menyempurnakan aturan perpajakan untuk menunjang perbaikan penerimaan negara. Salah satunya, pajak profesi yang sedang hangat diperbincangkan lantaran beberapa penulis novel kondang menyampaikan keberatannya atas pengenaan pajak profesi.

(Baca: Sri Mulyani Balas Curhatan Tere Liye Lewat Facebook )

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta jajarannya mengaku sedang melakukan pembenahan administrasi perpajakan. Hal ini usai adanya protes dari penulis novel Tere Liye yang sempat keberatan karena adanya ketidakadilan untuk pengenaan pajak bagi pekerja profesi penulis.

Selain Tere Liye, ada juga penulis novel Dewi Lestasi yang menyampaikan keberatannya. "Untuk pajak profesi, tim dari pajak sedang melakukan kajian dan formulasi. Jangan sampai kita membuat kebijakan rumit yang bisa mengurangi kemampuan kita dalam menjalankan (kebijakan itu)," kata dia usai acara Seminar Nasional LPEM UI di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini mengaku, saat ini pemerintah lebih berhati-hati melakukan kajian terkait pajak profesi. Bahkan, pemerintah juga akan mendengar, merespons segala bentuk kebutuhan macam-macam profesi agar proses administrasi tidak lagi dianggap rumit.

(Baca: Belanja Negara Rp2.133 Triliun, Sri Mulyani Fokus Reformasi Pajak )

Selain itu, dalam waktu dekat Sri Mulyani beserta Ditjen Pajak juga akan menggelar pertemuan bersama para pelaku profesi kreatif di Indonesia. Pertemuan tersebut juga dihadiri dari Badan Ekonomi Kreatif untuk membahas terkait dengan pajak yang berlaku bagi pekerja profesi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dikritik Soal Pajak,...
Dikritik Soal Pajak, Sri Mulyani Maju Terus Pantang Mundur
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Kick Off Sosialisasi...
Kick Off Sosialisasi UU HPP, Sri Mulyani: Reformasi Pajak Dibutuhkan
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Akal Bulus Perusahaan Hindari Pajak
Masih Seret, hingga...
Masih Seret, hingga Agustus Penerimaan Pajak Minus 15,6%
Sri Mulyani Kantongi...
Sri Mulyani Kantongi Rp3,92 Triliun dari Pajak Digital
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
23 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
39 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved