Terjun 55 Poin, Rupiah Ditutup Semakin Terjerumus

Kamis, 14 September 2017 - 17:13 WIB
Terjun 55 Poin, Rupiah...
Terjun 55 Poin, Rupiah Ditutup Semakin Terjerumus
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore hari ini makin terjerumus alias melemah cukup dalam dibanding penutupan sebelumnya. Pelemahan mata uang garuda terjadi saat poundsterling menguat terhadap USD.

Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada sesi penutupan perdagangan hari ini terjun ke level Rp13.249/USD atau anjlok 55 poin dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.194/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.199-Rp13.261/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.251/USD atau berkurang 50 poin dari posisi penutuapan kemarin di level Rp13.201/USD dengan kisaran level Rp13.228-Rp13.225/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.245/USD atau jauh memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.207/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah tertahan di level Rp13.239/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah cukup dalam sebesar 30 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.209/USD.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (14/9/2017), poundsterling terhadap USD menguat di atas level 1,32 setelah menarik diri dari harga satu tahun di hari sebelumnya, karena para pelaku pasar menunggu petunjuk dari Bank of England mengenai akankah segera menaikkan suku bunga dari rekor terendah.

BoE segera mengumumkan keputusan kebijakan terkait tingkat suku bunga. Di mana tingkat suku bunga Inggris belum meningkat selama satu dekade. Semuanya akan tertuju pada Kepala Ekonom Bank Dunia Andy Haldane, untuk melihat apakah dia beralih dan bergabung dengan anggota MPC yang telah meminta pembalikan penurunan suku bunga pada kuartal sebelumnya.

Jika bergerak sekarang, pasar kemungkinan akan mengalami kenaikan harga yang kuat dari kenaikan suku bunga pada awal pertemuan BoE berikutnya, pada November yang berpotensi mengganggu ekonomi yang telah menunjukkan tanda-tanda goyah tahun ini.

Poundsterling kemarin membukukan hari terlemah dalam enam pekan terhadap USD setelah sebelumnya pada hari tersebut mencapai level tertinggi dalam satu tahun di posisi 1,3329.

Poundsterling naik tajam pada Selasa setelah data inflasi yang lebih kuat dari perkiraan, 2,9% atau jauh di atas target BoE sebesar 2%. Ini mendorong ekspektasi bahwa Bank mungkin harus bergerak menuju kenaikan suku bunga.

Namun, tergelincir pada Rabu setelah angka yang lebih lemah dari perkiraan menunjukkan bahwa pertumbuhan upah masih tertinggal. Pada hari ini tercatat mendatar di level 1,3209 per USD.

Sementara itu, poundsterling terhadap euro mendatar di level 90,05 pence, mendekati level tertinggi dalam enam minggu di posisi 89,83.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
26 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
36 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
Prediksi Poin Ranking...
Prediksi Poin Ranking FIFA Timnas Indonesia vs China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved