Pembangunan Tol Cisumdawu Terus Dipacu di Tengah Tantangan Lahan

Kamis, 14 September 2017 - 21:09 WIB
Pembangunan Tol Cisumdawu...
Pembangunan Tol Cisumdawu Terus Dipacu di Tengah Tantangan Lahan
A A A
JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) terus diupayakan untuk mencapai sesuai target. Konstruksi Seksi 2 Phase I Ranca Kalong-Ciherang (6,35 km) kini sudah dalam penyelesaian akhir.

Sedangkan untuk Seksi 2 Fase II Ciherang-Sumedang (10,70 km), progres konstruksinya telah di atas rencana dengan realisasi 13%, sementara rencana 11%. Salah satu pekerjaan konstruksi pada seksi ini adalah pembangunan terowongan menembus bukit di Desa Cilengser dengan panjang terowongan mencapai 472 meter dengan diameter 14 meter dimana saat ini sudah berhasil menembus sepanjang 65 meter.

Selain itu, pada ruas ini juga dilakukan pembangunan Jembatan Cinampel, yang saat ini tahap pengecoran pilar. Ditargetkan penyelesaian pembangunan Seksi 2 tahap II akan selesai seluruhnya dan beroperasi pada 2019. “Tol Cisumdawu merupakan salah satu proyek strategis nasional yang tengah kita lakukan percepatan penyelesaiannya agar dapat beroperasi seluruhnya pada tahun 2019," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Dengan selesainya Tol Cisumdawu nanti diharapkan meningkatkan konektivitas antar wilayah Tengah dengan Utara Jawa Barat, sehingga mengurangi biaya logistik dan meningkatkan produktifitas. Tol ini juga akan menghubungkan kawasan strategis nasional Cekungan Bandung dengan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati.

Jalan tol ini dijelaskan Basuki akan mempersingkat waktu tempuh Bandung-Sumedang yang merupakan kawasan konsentrasi pendidikan, sekaligus membagi beban lalu lintas di Jalan Cadas Pangeran yang selalu padat serta akan terkoneksi dengan Tol Cikampek-Palimanan yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa.

Adapun, pembangunan Tol Cisumdawu (61,1 km) membutuhkan biaya besar yakni mencapai Rp 8,41 triliun yang pengerjaannya dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Untuk meningkatkan kelayakan investasi di ruas jalan tol tersebut, Pemerintah memberikan dukungan berupa pembiayaan dan konstruksi pada Seksi 1 Cileunyi-Ranca Kalong (11,45 km) dan Seksi 2 Ranca Kalong-Sumedang (17,05 km).

"Untuk Seksi 1 saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan, dimana progres tanah bebas kini sudah 37.43%," kata Basuki.

Ia menambahkan, pada seksi 3 hingga seksi 6 (32,6 km) yang menghubungkan Sumedang-Cimalaka- Legok-Ujungjaya-Dawuan dan akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dibangun oleh BUJT yakni PT Citra Karya Jabar Tol. Saat ini keempat seksi tersebut masih dalam tahap pengadaan lahan, dimana pada Seksi 3 Sumedang-Cimalak (3,75 km) sudah bebas tanahnya 98%.

"Sementara untuk lahan Seksi 4-6 dalam proses revisi penetapan lokasi dan persiapan dana talangan untuk pembebasan lahan oleh BUJT. Ditargetkan pengadaan lahan akan selesai pada bulan April 2018," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konektivitas Kawasan...
Konektivitas Kawasan Strategis Metropolitan, Tol Desari Akan Tembus Tol BORR
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Perkuat Jalur Logistik,...
Perkuat Jalur Logistik, Tol Baru di Aceh dan Manado Siap Beroperasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
27 menit yang lalu
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
42 menit yang lalu
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
1 jam yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
1 jam yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
11 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved