BI Janji Biaya Top Up E-Money Tidak Mahal

Selasa, 19 September 2017 - 18:37 WIB
BI Janji Biaya Top Up...
BI Janji Biaya Top Up E-Money Tidak Mahal
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan untuk biaya isi ulang (top up) uang elektronik (e-money) bakal lebih murah dari yang sudah berlaku saat ini. Seperti diketahui, tarif isi ulang e-money antarbank (off us) dan sesama bank (on us) beragam.

Direktur Eksekutif Kepala Program Sistem Pembayaran Nasional BI Aribowo mengatakan, BI akan menerapkan batasan atau treshold jumlah uang isi ulang pada sesama bank.

Hal ini mengartikan, jika masyarakat melakukan isi ulang e-money di bawah treshold maka akan digratiskan. Namun sebaliknya, jika masyarakat isi ulang di atas treshold maka akan dikenakan biaya.

"Itu yang kami atur off us dan on us. Jadi nanti ada trasehold tertentu di mana dia tidak akan berbayar. Tapi untuk di atas trasehold akan berbayar tapi dengan harga wajar," ujarnya di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Selasa (19/9).

Selanjutnya, penurunan biaya isi ulang e-money tersebut bertujuan agar efisiensi tercapai. Sehingga, nantinya semakin banyak masyarakat yang melakukan transaksi nontunai.

"Kalau lebih murah penggunaannya lebih banyak, supaya efisiensi tercapai, karena saat ini volume transaksi e-money masih sangat kecil," kata dia.

Sementara, untuk bank yang membeli kartu e-money secara impor, harganya bisa mencapai USD2/kartu. Maka bisa dipastikan harganya akan lebih mahal. "Volume itu secara industri belum mendapatkan profitabilitas. Itu yang membuat perbankan belum mendukung kegiatan operasionalitas bank," jelasnya.

Maka, pihaknya akan membuat aturan mengenai hal tersebut. Namun Ari tidak menjelaskan kapan waktu untuk keluarkan aturannya. "Pokoknya secepatnya," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Edukasi MotionPay: Ternyata...
Edukasi MotionPay: Ternyata E-Money dan E-Wallet Berbeda!
Isi Ulang Kartu Tol,...
Isi Ulang Kartu Tol, Ini Rekomendasi Ponsel Berfitur NFC Termurah
MotionBanking Mengintegrasikan...
MotionBanking Mengintegrasikan Fitur e-Money dari MotionPay
GoPay Tetap Memimpin...
GoPay Tetap Memimpin Pasar E-Money Indonesia
Perkuat Inovasi Teknologi,...
Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved