Pendapatan Terusan Suez Mesir Ambles 60% di 2024 Imbas Ketegangan Laut Merah

Jum'at, 27 Desember 2024 - 08:25 WIB
loading...
Pendapatan Terusan Suez...
Pendapatan Mesir dari Terusan Suez turun lebih dari 60% pada sepanjang tahun 2024 di tengah ketegangan Laut Merah, yang mengakibatkan kerugian hampir USD7 miliar atau setara Rp112,1 triliun. Foto/Dok Forbes
A A A
JAKARTA - Pendapatan Mesir dari Terusan Suez turun lebih dari 60% pada sepanjang tahun 2024 di tengah ketegangan Laut Merah , yang mengakibatkan kerugian hampir USD7 miliar atau setara Rp112,1 triliun (dengan kurs Rp16.018 per USD). Diketahui ketegangan di Laut Merah telah meningkat karena serangan Houthi terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel, AS, dan Inggris di dekat Selat Bab el-Mandeb yang strategis.

Pendapatan Terusan Suez turun 23,4% pada tahun fiskal 2023/2024 yang berakhir pada 30 Juni, menjadi USD7,2 miliar. Sebelumnya Presiden Abdel Fattah El-Sisi diberitahu tentang langkah-langkah yang diambil oleh Otoritas Terusan Suez untuk mengatasi tantangan yang diakibatkan oleh situasi di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandab.

Baca Juga: Kapal Perang Israel Muncul di Terusan Suez, Rakyat Mesir Marah

Juru bicara kepresidenan Mesir, Mohamed El-Shennawy mengatakan, dalam sebuah pernyataann resmi bahwa pertemuan tersebut membahas proyek-proyek yang sedang berlangsung untuk memodernisasi Terusan Suez. Termasuk di dalamnya penyelesaian proyek sektor selatan, untuk meningkatkan signifikansi globalnya dan memfasilitasi perjalanan kapal yang lebih besar.

"Ini termasuk memperluas saluran navigasi kanal dari 132 km menjadi 162 km dan menyelesaikan duplikasi penuh saluran navigasi dari 122 km menjadi 132 km," jelas Mohamed El-Shennawy seperti dilansir Forbes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Mesir Ditempatkan di UEA
Rekomendasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Berita Terkini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved