Rupiah Siang Menanjak Naik, IHSG Sesi I Balik Memerah
Senin, 25 September 2017 - 12:37 WIB
Rupiah Siang Menanjak Naik, IHSG Sesi I Balik Memerah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini bergerak terus menanjak untuk menjaga tren positif sejak pembukaan pagi tadi. Kondisi tersebut mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik arah ke zona merah pada sesi siang.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.300/USD atau membaik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.312/USD. Pada perdagangan awal pekan ini, rupiah bergerak dengan kisaran di level Rp13.298-Rp13.311/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.293/USD atau jauh lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.312/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.289-Rp13.314/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini mendatar pada level Rp13.310/USD atau menguat tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp13.320/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.305/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat cukup tinggi dari posisi sebelumnya di level Rp13.325/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini balik melemah sebesar 9,88 poin setara 0,17% ke level 5.901,83 setelah tadi pagi menguat 4,51 poin setara dengan 0,08% ke level 5.916,22. Kemarin, IHSG ditutup naik 5,13 poin atau 0,09% ke level 5.911,71 ditopang kenaikan saham keuangan.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas melemah dengan sektor pertambangan melemah terdalam mencapai 1,51% diikuti perdagangan jatuh 0,33%. Sementara, sektor dengan kenaikan tertinggi terjadi pada industri dasar 0,31%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,72 miliar dengan 3,91 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp96,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp951,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp855,3 miliar. Tercatat 126 saham naik, 183 saham turun dan 113 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), dan PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX).
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp13.300/USD atau membaik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.312/USD. Pada perdagangan awal pekan ini, rupiah bergerak dengan kisaran di level Rp13.298-Rp13.311/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.293/USD atau jauh lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.312/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.289-Rp13.314/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini mendatar pada level Rp13.310/USD atau menguat tipis dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp13.320/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.305/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat cukup tinggi dari posisi sebelumnya di level Rp13.325/USD.
Di sisi lain, IHSG siang ini balik melemah sebesar 9,88 poin setara 0,17% ke level 5.901,83 setelah tadi pagi menguat 4,51 poin setara dengan 0,08% ke level 5.916,22. Kemarin, IHSG ditutup naik 5,13 poin atau 0,09% ke level 5.911,71 ditopang kenaikan saham keuangan.
Sektor saham dalam negeri hingga siang ini mayoritas melemah dengan sektor pertambangan melemah terdalam mencapai 1,51% diikuti perdagangan jatuh 0,33%. Sementara, sektor dengan kenaikan tertinggi terjadi pada industri dasar 0,31%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,72 miliar dengan 3,91 juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp96,20 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp951,5 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp855,3 miliar. Tercatat 126 saham naik, 183 saham turun dan 113 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), dan PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX).
(akr)
Lihat Juga :