Pertamina Investasi USD1,547 Miliar untuk Proyek Gas JTB

Senin, 25 September 2017 - 23:45 WIB
Pertamina Investasi USD1,547 Miliar untuk Proyek Gas JTB
Pertamina Investasi USD1,547 Miliar untuk Proyek Gas JTB
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaan, PT Pertamina EP Cepu (PEPC), akan menggelontorkan dana investasi senilai USD1,547 miliar untuk Proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB). Pertamina bertekad mewujudkan JTB yang merupakan bagian proyek strategis nasional tersebut, agar dapat memberikan multiplier effect bagi ekonomi nasional.

Menteri ESDM Ignasius Jonan di Bojonegoro, Senin (25/9) meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB).

Hadir pula dalam peresmian itu Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tanri Abeng, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik, dan Bupati Bojonegoro Suyoto.

Massa mengatakan groundbreaking pengembangan Jambaran Tiung Biru akan menjadi harapan baru bagi Indonesia, khususnya untuk mengatasi defisit pasokan gas di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dengan cadangan gas JTB sebesar 2.5 triliun kaki kubik (TCF), Pertamina berharap industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur akan mendapat suplai gas yang cukup menggerakkan ekonomi nasional.

"Pengembangan lapangan JTB juga akan membuka lapangan kerja secara langsung maupun tidak langsung dan pada gilirannya akan mengurangi angka kemiskinan yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo," katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (25/9/2017).

Setelah keluarnya Surat No 9/13/MEM.M/2017 tertanggal 3 Januari 2017, pemerintah melalui Kementerian ESDM memerintahkan Pertamina c.q. PT Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk mengembangkan secara penuh Lapangan JTB dan menyelesaikan proses pengalihan lapangan dengan skema B to B (antarbisnis) bersama ExxonMobil Cepu Limited.

Saat ini, menurut Massa, Pertamina masih terus menuntaskan negosiasi pengalihan hak partisipasi (participating interest/PI) dalam pengembangan JTB.

Pertamina kini masih memiliki PI 45%. Pasca alih kelola, Pertamina akan menguasai PI hingga 91% dan sisanya 9% akan dimiliki badan usaha milik daerah (BUMD).

Seiring proses negoisasi tersebut, lanjutnya, telah banyak kemajuan diraih proyek JTB antara lain tercapainya kesepakatan jual beli gas bumi dengan PT PLN (Persero) dengan harga US7,6/MMBTU pada 8 Agustus 2017.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0867 seconds (10.177#12.26)