ADB Jaga Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia di Level 5,8%

Selasa, 26 September 2017 - 11:50 WIB
ADB Jaga Proyeksi Pertumbuhan...
ADB Jaga Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia di Level 5,8%
A A A
JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) menyakini pertumbuhan ekonomi Asia berada dalam jalur positif untuk tumbuh lebih cepat tahun ini. Hal itu lantaran pemulihan menyeluruh pada perdagangan global, ekspansi China serta risiko dari pengecangan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

ADM memperkirakan ekonomi Asia akan tumbuh sebesar 5,9 dan 5,8%, untuk masing-masing di tahun 2017 dan 2018. Proyeksi tersebut tidak berubah dari perkiraan Juli, tetapi lebih tinggi dari prediksi yang dikeluarkan Asia pengembangan Outlook (ADO) pada bulan April.

"Tahun depan kami perkirakan 5,8% karena perbaikan-perbaikan tadi. Kemudian untuk secara keseluruhan tahun 2017 akan mencapai 5,9%, itu khusus untuk negara berkembang di kawasan Asia," ujar Ekonom Kepala ADB Yasuyuki Sawada saat konferensi pers ADB di Gedung The Plaza, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Dia melanjutkan, negara-negara dikawasan tersebut harus memanfaatkan prospek ekonomi jangka pendek yang menguntungkan tersebut untuk melakukan reformasi di negaranya.

"Reformasi tersebut untuk meningkatkan produktivitas, berinvestasi pada infrastruktur, saya rasa itu yang sangat dibutuhkan dan tentunya mempertahankan manajemen makroekonomi yang baik demi meningkatkan potensi pertumbuhan jangka panjang," paparnya.

Secara garis besar, Yasuyuki meyakini, pertumbuhan kawasan Asia yang sedang berkembang ini, terangkat berkat pulihnya kegiatan perdagangan utamanya dari ekspor. "Di luar RRT pun, delapan perekonomian berkembang terbesar di kawasan ini mengalami kenaikan rill ekspor di sektor manufaktur," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi ADB: Perdana...
Proyeksi ADB: Perdana dalam 3 Dekade, Pertumbuhan Asia Bakal Melewati China
Dapat Angin Segar dari...
Dapat Angin Segar dari China, ADB Ramal Negara Berkembang Asia Mengakhiri 2023 Lebih Cerah
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
ADB Dorong Asia Tenggara...
ADB Dorong Asia Tenggara Atasi Kesenjangan Digital, Nih 5 Sarannya
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Bikin Iri, Ekonomi China...
Bikin Iri, Ekonomi China Diperkirakan Meroket 7,9 Persen
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
21 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved