AP I Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Agung

Selasa, 26 September 2017 - 23:11 WIB
AP I Antisipasi Dampak...
AP I Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Agung
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura I (AP I) menyatakan kesiapannya dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Agung di Bali. Karena, beberapa hari lalu terdeteksi aktivitas magma yang terus naik ke permukaan.

Salah satunya, manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah menggelar rapat koordinasi mitigasi potensi dampak erupsi Gunung Agung bersama pemangku kepentingan terkait pada tingkat lokal di Bali sejak 22 September 2017 ketika status 'awas' diberlakukan.

Rapat koordinasi ini melibatkan Kepolisian Daerah Bali, TNI AU Lanud Ngurah Rai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Perum LPPNPI Bali, dan Otoritas Bandar Udara Wilayah IV.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi mengatakan, jika potensi terjadinya erupsi Gunung Agung makin tinggi dan kondisi mendesak, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan menyiapkan sejumlah langkah mitigasi dampak, seperti menyiapkan posko tanggap darurat bencana di bandara, menyiapkan fasilitas dan penunjang seperti layanan hotline contact center.

"Selain itu, help desk airlines untuk penumpang maskapai, media center untuk media massa dan menyiapkan kendaraan bus atau roda empat untuk mengantar penumpang jika ingin mengganti rencana perjalanan via darat atau laut," tutur Corporate Secretary PT AP I Israwadi dalam rilis di Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Bentuk kesiapan lainnya, lanjut Israwadi adalah prosedur operasional standar Airport Disaster Management Plan (AMDP) yang disosialisasikan kepada anggota Airport Emergency Committee (AEC) yang terdiri dari pemangku kepentingan terkait seperti TNI, Perum LPPNPI, Kepolisian Daerah setempat, maskapai, imigrasi, karantina, dan ground handling.

"Sosialisasi ini memberitahukan mengenai tugas dan tanggung jawab agar apabila terjadi bencana, semua pihak sudah paham hal-hal apa saja yang harus dilakukan masing-masing pihak," imbuh Israwadi.

Selanjutnya, jika teridentifikasi muncul volcanic ash atau abu vulkanik, maka Bandara I Gusti Ngurah Rai akan ditutup dan penerbangan akan dialihkan (divert) ke bandara sekitar, seperti Bandara Juanda Surabaya yang dapat menampung 12 slot penerbangan, Bandara Internasional Lombok yang dapat menampung 2 penerbangan, dan Bandara Adi Soemarmo Solo yang dapat menampung 30 slot penerbangan.

Selain Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Lombok juga melakukan sosialiasi AMDP kepada anggota AEC Lombok, sebagai lanjutan dari kegiatan koordinasi penanggulangan bencana yang sebelumnya pada 19 September 2017. "Namun kali ini dengan penambahan ditambah pengecekan fasilitas penunjang dan simulasi latihan kejadian," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peduli UMKM, PT Angkasa...
Peduli UMKM, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Salurkan Bantuan Rp450 Juta
Angkasa Pura Dukung...
Angkasa Pura Dukung Layanan Penerbangan Langsung Komoditas Ekspor
Pergerakan Penumpang...
Pergerakan Penumpang pada Puncak Arus Mudik 29 April Mencapai 174.910 Penumpang
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Layanan Akses Internet 5G Berkecepatan Tinggi
Bandara SAMS Sepinggan...
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Raih Penghargaan The ACI Director General’s Roll of Excellence in Airport Service Quality
Angkasa Pura I Layani...
Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang Sepanjang April 2022
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved