Kementerian BUMN Beberkan Progress Proyek Kelistrikan 35.000 MW

Rabu, 27 September 2017 - 20:33 WIB
Kementerian BUMN Beberkan...
Kementerian BUMN Beberkan Progress Proyek Kelistrikan 35.000 MW
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RIni Soemarno, terkait kekhawatirannya terhadap kondisi keuangan PT PLN (Persero). PLN ditengarai berpotensi gagal membayar utang yang jatuh tempo karena kondisi keuangannya yang terus melorot.

Dalam suratnya, Sri Mulyani mengatakan penyebab keuangan PLN melorot salah satunya karena perseroan mendapatkan mandat untuk menjalankan proyek kelistrikan 35.000 megawatt (MW). Selain itu, juga disebabkan tarif tenaga listrik (TTL) yang tidak naik hingga akhir tahun.

Lantas, seperti apa progress pembangunan megaproyek 35.000 MW saat ini? Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, program 35.000 MW merupakan program infrastruktur strategis untuk mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

"Untuk merealisasikan 35 GW membutuhkan dana yang tidak sedikit dan memerlukan dukungan dari semua stakeholder," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Edwin menjabarkan, progress pembangunan proyek 35.000 MW saat ini adalah, pada 2015 masih terdapat 11 sistem di antaranya Sumatra bagian utara, Tanjung Pinang, Lampung, Belitung, Lombok, Kupang, Kalbar, Sulteng, Sultra, Sulutenggo, dan Jayapura yang masih defisit. Namun, saat ini sudah tidak ada lagi sistem yang defisit. "Rasio Elektrifikasi saat ini mencapai 92,8%," imbuh dia.

Selain itu, saat ini juga telah ada penambahan kapasitas pembangkit tahun 2014-2016 sebesar 7.701 MW dan ditargetkan tambahan pada tahun 2017 sebesar 2.600 MW. Serta, penambahan transmisi tahun 2014-2016 sebesar 6.800 KMS dan ditargetkan tambahan pada tahun 2017 sebesar 8.594 KMS.

"Penambahan gardu induk tahun 2014-2016 sebesar 10.025 MVA dan ditargetkan tambahan pada tahun 2017 sebesar 14.280 MVA," tuturnya.

Menurutnya, porsi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam komposisi produksi tenaga listrik menurun dari 11,4% pada tahun 2014 menjadi 5,8% pada tahun 2017. Sedangkan biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik telah menurun. "BPP tenaga listrik menurun dari Rp 1.419/kWh pada tahun 2014 menjadi Rp 1.303/kWh pada tahun 2017," sebut dia.

Dalam saat yang bersamaan, tambahnya, PLN juga mengemban tugas PSO, dimana selain menjual listrik bersubsidi kepada beberapa golongan pelanggan, juga berupaya memberikan tarif yang mampu meningkatkan daya saing bisnis dan industri.

"Dan, selama tahun 2017 tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) untuk pelanggan non subsidi meskipun terjadi lonjakan harga energi primer terutama batubara," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jiwasraya Tetap Dibubarkan,...
Jiwasraya Tetap Dibubarkan, Dirut Pede Diselamatkan Erick Thohir-Sri Mulyani
Menkeu Sibuk Urus Ekonomi,...
Menkeu Sibuk Urus Ekonomi, Suntikan Dana untuk Jiwasraya Masih Gelap
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Erick Minta Saran Sri...
Erick Minta Saran Sri Mulyani dan Menteri Basuki Sebelum Tentukan Direksi BUMN
Sukses Perbaiki BUMN,...
Sukses Perbaiki BUMN, Sri Mulyani Tambah Isi Kantong Erick Thohir
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved