Karpet Merah Bagi Pelaku E-Commerce Melantai di Bursa

Kamis, 05 Oktober 2017 - 19:32 WIB
Karpet Merah Bagi Pelaku...
Karpet Merah Bagi Pelaku E-Commerce Melantai di Bursa
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyediakan jalur khusus atau karpet merah kepada para pelaku usaha e-commerce untuk bisa melantai di bursa saham. BEI menegaskan akan memberikan dukungan penuh agar pelaku e-commerce bisa dengan mudah mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO).

"Jadi, saya sangat mensupport. BEI menyediakan karpet merah untuk perusahaan-perusahaan semacam ini," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Sambung dia menjelaskan, ukuran perusahaan e-commerce ada yang besar dan kecil. Untuk yang kecil, BEI menegaskan itu bukan masalah untuk mencari dana di pasar modal. "Ini membuktikan bahwa bukan hanya perusahaan besar saja yang dicatatkan saham," terang dia.

Menurut Tito, ketika pada 10 Agustus 1977 BEI diresmikan, kata-kata yang paling penting yakni bursa merupakan alat untuk pendanaan alternatif jangka panjang. Bukan hanya perusahaan di Jakarta tapi juga untuk seluruh Indonesia.

"Bukan hanya perusahaan besar, tapi perusahaan yang belum besar. Ini (PT Kioson Komersial Indonesia Tbk), perusahaan bukan perusahaan kecil tapi belum besar. Dana yang mereka akumulasi di bursa juga Rp45 miliar, itu belum besar. Kalau di luar negeri ini masuk ke small medium, USD3 juta kira-kira," paparnya.

Adapun, bukti kemudahan yang diberikan BEI ke Kioson sebagai perusahaan e-commerce yakni memberikan jalan IPO, meski perusahaan ini masih rugi, untungnya pun hanya berlangsung dua tahun. Namun, Tito yakin Kioson akan meraih keuntungan dalam beberapa tahun ke depan.

"Ada dua hal, yang pertama memang kategorinya masuk trade and services, perusahaan ini masih rugi. Jadinya dua tahun untung, saya percaya janji ini bisa ditepati kalau lihat manajemen yang kuat, support pemerintah, dan support masyarakat. Hanya kembali saya ingatkan tolong jaga responsibility, accountability, independence, transparency, dan awareness," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kioson menjadi start-up pertama yang melantai di bursa dengan memikul tanggung jawab menjadi perusahaan yang lebih besar. Kioson adalah perusahaan teknologi penyedia jasa Online-to-Offline (O2O) e-commerce pertama di Indonesia, hari ini resmi melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten KIOS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
4 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
6 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved