Nusa Konstruksi Enjiniring Catat Kontrak Baru Rp1,57 Triliun

Kamis, 05 Oktober 2017 - 20:02 WIB
Nusa Konstruksi Enjiniring...
Nusa Konstruksi Enjiniring Catat Kontrak Baru Rp1,57 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (kode emiten: DGIK) hingga akhir September 2017 berhasil membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp1,57 triliun. Corporate Secretary Nusa Konstruksi Enjiniring, Djohan Halim mengatakan perseroan pada tahun ini terus menggenjot sejumlah proyek infrastruktur yang berasal dari pemerintah.

"Persentasi proyek infrastruktur dari tahun ke tahun mulai ada pergeseran yang semakin membesar," kata Djohan usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Adapun sejumlah proyek infrastruktur milik pemerintah dengan nilai kontrak besar yang telah diraih perusahaan, yaitu pembangunan Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, milik PT Angkasa Pura I senilai Rp683 miliar. Joint venture dengan PT Wijaya Karya Tbk untuk proyek normalisasi Sungai Batam dari Kementerian PUPR senilai Rp189 miliar.

Proyek infrastruktur yang berasal dari pemerintah maupun BUMN memang terus meningkat. Sebagai catatan, pada 2014, proyek pemerintah yang digarap DGIK hanya 9% dan sisanya 91% berasal dari swasta. Kemudian di 2015, proyek pemerintah memiliki porsi 17% dan swasta 83%.

Sedangkan sepanjang tahun lalu, proyek pemerintah mencapai 43% dan sisanya berasal dari swasta. Hingga akhir tahun ini, emiten konstruksi tersebut berharap proyek infrastruktur pemerintah bisa mencapai 49%.

Sebagai informasi, DGIK harus merivisi target kontrak baru dari Rp2,5 triliun menjadi Rp2 triliun. Hal ini disebabkan kasus hukum yang tengah dihadapi perseroan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk sebagai tersangka lantaran adanya dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Udayana Bali.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lippoland Tunjuk Nusa...
Lippoland Tunjuk Nusa Konstruksi Enjiniring Kontraktor Proyek URBN X
Kinerja Meningkat, Nusa...
Kinerja Meningkat, Nusa Konstruksi Enjiniring Optimistis Pendapatan Naik 50% di 2025
PT PP Torehkan Prestasi...
PT PP Torehkan Prestasi dalam Standar Konstruksi Terbaru di Indonesia
Alat Konstruksi Buatan...
Alat Konstruksi Buatan Wika Jadi Andalan Proyek Infrastruktur di Philipina
Wika Gedung Siapkan...
Wika Gedung Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Harga Komoditas
Digitalisasi Sektor...
Digitalisasi Sektor Konstruksi Mampu Hasilkan Efisiensi
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
7 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
7 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
8 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
8 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
8 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved