Pemerintah Targetkan Desember 2018 Pintu Tol Jadi Solusi Kemacetan

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 08:03 WIB
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Desember 2018 Pintu Tol Jadi Solusi Kemacetan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, target pemerintah pada Desember 2018 adalah pintu tol harus menjadi bagian dari solusi kemacetan, bukan lagi penambah kemacetan. Hal ini didukung dengan penggunaan uang elektronik yang ditargetkan hingga Oktober 2017, penetrasinya di masyarakt mencapai 100%.

Selain itu, di akhir tahun depan, Darmin berharap Indonesia akan sejajar dengan negara lain dalam hal kemajuan dalam teknologi gerbang tol. Karena bukan hanya elektronifikasi saja yang bisa mengusir kemacetan.

"Kalau sekadar elektronifikasi, belum berarti bisa mengurai kemacetan di pintu tol. Namun harus ada sensor yang lebih baik dan teknologi yang lebih baik lagi agar mengurai kemacetan di gerbang tol," kata dia di kantornya, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Karena itu, mantan Gubernur Bank Indonesia ini menargetkan pada akhir Desember 2018, kendaraan dengan kecepatan 60 km hingga 80 km per jam bisa melewati gerbang tol tanpa kendala.

"Jadi jangan nanti kendaraan sudah kecepatan 80 km per jam, tapi palang tol tidak kebuka, nabrak. Jadi lebih dari elektronifikasi, perlu ada teknologi yang mereka, memotret, paling tidak nomor polisi mobilnya," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kerja sama dengan Polri agar menerapkan dan menegakkan peraturan dalam jual beli mobil agar lebih tertib dan data-datanya juga harus sesuai antara surat dan mobilnya.

"Kalau orang jual beli mobil, ya balik nama lah, kalau tidak ya denda saja yang besar. Iya kan aneh kalau nanti nama di BPKB lain dengan nama di KTP yang memiliki mobilnya. Nah itu dia garis besar, time framenya," imbuhnya.

Sehingga akhir 2018 nanti, teknologi yang berlaku di ruas jalan tol mesti sudah sama dengan di negara-negara lain yang sudah lebih dulu melakukan hal seperti ini. Sehingga pintu tol itu bukan bagian dari penambahan kemacetan tetapi bagian dari solusi kemacetan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Membangun Bisnis Jalan...
Membangun Bisnis Jalan Tol Tangguh di Masa Volatilitas Perekonomian
Ganjar Berharap Tol...
Ganjar Berharap Tol Semarang-Demak Dorong Perekonomian Jateng
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
5 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
46 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
2 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved