IHSG Diperkirakan Bergerak Tertekan di Kisaran Level 5.860-5.922
Selasa, 10 Oktober 2017 - 06:08 WIB
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertekan di Kisaran Level 5.860-5.922
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini diperkirakan bergerak terkonsolidasi tertekan dengan range pergerakan 5.860-5.922. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan, secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi tertahan pada level MA20 sebagai support terdekat.
Meskipun demikian momentum bearish IHSG masih terlihat kuat. "Di mana indikator stochastic bergerak tertekan menuju level jenuh jual dengan Indikator RSI memberikan momentum bearish," ujar Lanjar kepada SINDOnews di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Lebih lanjut Ia menjelaskan, IHSG ditutup menguat 9,55 poin di level 5.914,93 dengan sektor trading dan sektor konsumer memimpin penguatan. Sedangkan sektor pertanian dan sektor infrastruktur menjadi penekan dengan ditutup melemah.
"Data penjualan ritel di Indonesia rilis dibawah ekspektasi. Aksi jual investor asing pun cukup besar dilevel Rp266,71 miliar. Saham TLKM, BBCA, dan PGAS menjadi yang terbanyak dijual investor Asing," paparnya.
Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA). Selain itu ada juga saham-saham yang bisa menjadi perhatian yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), ROTI, AGRO, dan BIPI.
Meskipun demikian momentum bearish IHSG masih terlihat kuat. "Di mana indikator stochastic bergerak tertekan menuju level jenuh jual dengan Indikator RSI memberikan momentum bearish," ujar Lanjar kepada SINDOnews di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Lebih lanjut Ia menjelaskan, IHSG ditutup menguat 9,55 poin di level 5.914,93 dengan sektor trading dan sektor konsumer memimpin penguatan. Sedangkan sektor pertanian dan sektor infrastruktur menjadi penekan dengan ditutup melemah.
"Data penjualan ritel di Indonesia rilis dibawah ekspektasi. Aksi jual investor asing pun cukup besar dilevel Rp266,71 miliar. Saham TLKM, BBCA, dan PGAS menjadi yang terbanyak dijual investor Asing," paparnya.
Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA). Selain itu ada juga saham-saham yang bisa menjadi perhatian yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), ROTI, AGRO, dan BIPI.
(akr)
Lihat Juga :